Merasa Dikadali Tukang Bengkel, Duit Habis, Motor Tetap Ngadat

Merasa Dikadali Tukang Bengkel, Duit Habis, Motor Tetap Ngadat

Alat motor yang diduga diganti oleh pihak bengkel namun motor tetap rusak.

Nurjali

Batam, Batamnews – Aini, seorang pekerja swasta, mengaku menjadi korban penipuan oleh sebuah bengkel di Tembesi, dekat Simpang Barelang, Batam. Awalnya, ia hanya ingin memperbaiki motornya yang mengalami masalah berat pada gas. 

Namun, setelah membayar biaya perbaikan yang tinggi, kondisi motornya justru semakin parah dan akhirnya mogok total, Jumat, 3 Mei 2024.

Menurut Aini, awalnya ia membawa motornya ke bengkel tersebut karena mengalami masalah berat pada gas. "Saya datang ke bengkel itu, lalu menyuruh mereka untuk memeriksa kenapa motor saya berat di gas," ungkapnya.

Baca juga: KRI Lepu-861 Selamatkan Kapal Asing Yacht Aphrodite Tujuan Tarempa Kandas Terkena Karang di Pulau Nipah

Pihak bengkel kemudian meminta Aini untuk meninggalkan motornya agar dapat diperiksa lebih lanjut. Namun, tanpa konfirmasi terlebih dahulu, mereka langsung melakukan perbaikan dan menagihkan biaya sebesar Rp565.000 kepada Aini.

"Dia tidak menanyakan terlebih dahulu apa yang perlu diganti atau diperbaiki. Saya pun membayar biaya tersebut," tutur Aini.

Namun, setelah keluar dari bengkel dan menempuh jarak sekitar 50 meter, motor Aini justru mengalami masalah baru, yakni sering tersedak atau ngadat. Padahal, sebelum dibawa ke bengkel, kondisi motornya tidak seperti itu.

Aini pun kembali membawa motornya ke bengkel yang sama, tetapi pihak bengkel mengklaim ada masalah lain dan menolak untuk memperbaikinya. Akhirnya, Aini terpaksa membawa pulang motornya dalam kondisi mogok total.

Baca juga: Nasir Hutabarat Dituntut 1 Tahun Penjara Terkait Penipuan Jual Beli Ruko

"Mereka tidak mau bertanggung jawab. Saya sudah membayar mahal, tapi motor juga tidak diperbaiki dengan baik, malah semakin rusak. Padahal, saya sudah meminta mereka untuk tidak mengganti komponen apa pun jika biayanya mahal, tetapi mereka tetap melakukannya tanpa konfirmasi terlebih dahulu," ungkap Aini dengan nada kecewa.

Aini mengaku telah mencoba menghubungi pihak bengkel pada 2 Mei untuk meminta pertanggungjawaban, tetapi tidak mendapat respons yang baik. Ia hanya disarankan untuk membawa motornya ke bengkel lain.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :