Kepala BP Batam Yakin yang Dukung Relokasi Lebih Banyak
Kepala BP Batam Rudi meletakkan batu permata rumah contoh Rempang Eco City. (Foto: Asrul/Batamnews)
Batam, Batamnews - Kepala BP Batam Muhammad Rudi, mengklaim pendukung program relokasi ini lebih banyak daripada yang menolak.
"Tapi kita lihat sepertinya yang hadir di tenda lebih banyak dari pada yang berada di luar, artinya mungkin jumlahnya lebih besar yang menerima," ucap Rudi.
Dirinya juga mengklaim bahwa yang hadir di acara ini adalah mereka yang terdampak bahkan mereka yang telah menyewa rumah di Batam, juga hadir di sini.
Baca juga: Pembangunan Rumah Contoh di Rempang Eco-City, Ditargetkan Selesai dalam 2,5 Bulan
"Ya ini yang terdampak dan mungkin mereka yang tinggal mungkin di daerah Rempang Cate kesana juga serta warga yang telah kita berikan sewa rumah juga hadir di sini," tambahnya.
Sejumlah warga Rempang tampak tidak puas saat acara peletakan batu pertama untuk proyek Rempang Eco-City di Tanjung Banon, Batam.
Insiden Warga Protes Tak Bisa Masuk
Sejumlah warga yang tidak setuju dengan pergeseran lahan tidak diperkenankan mengikuti acara pada Rabu, 10 Januari 2024. Mereka pun kecewa dan protes.
Ketua RT01/RW01 Kampung Sembulang Hulu, Aris, menyampaikan kebingungan. "Makanya masyarakat merasa tidak adil, dan membawa spanduk protes," ujarnya.
Sedangkan alasan mengapa mereka dilarang masuk tidak jelas, padahal mereka telah diundang dan memiliki undangannya. "Nah itu kita kurang tau, tidak ada kejelasan," tambahnya.

Komentar Via Facebook :