Dua Orang Tewas Akibat Banjir di Riau, Terseret Arus Hingga Hanyut di Sungai 

Dua Orang Tewas Akibat Banjir di Riau, Terseret Arus Hingga Hanyut di Sungai 

Banjir di Riau petugas PLN berupaya memperbaiki jaringan listrik. (Foto: Wan)

Nurjali

Pekanbaru, Batamnews - Banjir yang melanda sejumlah daerah di Riau menelan korban jiwa. Dua orang tewas akibat terseret derasnya arus banjir, yang pertama adalah Sariman (63) di Rokan Hilir, dan yang kedua adalah Rizki Ramadhan (13) di Pekanbaru.

Korban pertama, Sariman (63), tewas di parit jalan lintas Sekelapas Rantau Kopar, Rokan Hilir. Kejadian terjadi kemarin sekitar pukul 10.00 WIB. Riduanto, seorang warga yang hendak bekerja menggunakan pompong, melihat helm mengapung sekitar 5 meter dari jalan aspal.

Curiga dengan keadaan tersebut, Riduanto mendekati helm dan menemukan Sariman tersangkut di tanaman duri dan kayu dengan helm masih terpasang. Setelah memberitahu perangkat Desa Sekapas, petugas turun ke lokasi dan membawa korban ke Puskesmas. 

Baca juga: Brigadir Siti Fatimah Terjang Banjir Kampung Pinang, Berikan Pencerahan Kepada Masyarakat 

Hasil visum tidak menunjukkan adanya luka atau tanda kekerasan. Diduga, Sariman tewas karena jatuh saat menerobos banjir jalan lintas Sekelapas.

Selain mayat, polisi menemukan sepeda motor korban. Kapolres Rohil, AKBP Andrian Pramudianto, mengimbau kepada pengendara untuk tidak menerobos banjir atau tergenang yang cukup dalam demi keselamatan bersama.

Di Pekanbaru, Rizki Ramadhan (13) dilaporkan hanyut di Sungai Kelulut selebar 4 meter di Marpoyan Damai. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana, menjelaskan bahwa korban dan teman-temannya bermain mandi hujan pada pukul 16.30 WIB saat hari hujan.

Korban dan teman-temannya pergi mandi ke Sungai Kelulut yang melintasi perumahan. Saat berada di sungai, teman pertama kali masuk, diikuti oleh korban dan teman lainnya. 

Baca juga: Pemprov Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

Korban menuju tengah aliran sungai dan dilarang oleh teman-temannya karena arus air yang sangat deras. Namun, korban tetap menuju tengah sungai dan akhirnya tenggelam.

BPBD Kota Pekanbaru menemukan korban tenggelam sekitar pukul 04.00 WIB di wilayah Sungai Kelulut Jalan Sekolah, Sidomulyo Barat. Saat ditemukan, Rizki Ramadhan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kedua kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari tindakan berisiko saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan bencana alam.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.
Komentar Via Facebook :