Terungkap! Pengakuan Terduga Pelaku Pembunuhan Pria Tanpa Busana di Taman Diponegoro Tanjungpinang
Mayat pria tanpa busana yang ditemukan di Taman Jalan Dipenogoro Tanjungpinang
Tanjungpinang, Batamnews - Kasus pembunuhan misterius yang menggemparkan warga Tanjungpinang akhirnya terungkap setelah petugas kepolisian Polresta Tanjungpinang berhasil menangkap terduga pelaku pada Minggu, 5 November 2023.
Kasus kematian Herman Ahmadsyah, yang ditemukan dalam kondisi tragis tanpa busana di Taman Jalan Diponegoro, telah menjadi pusat perhatian masyarakat sejak Selasa, 31 Oktober 2023.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun di akun media sosial lokal, terduga pelaku pembunuhan ini memiliki inisial "DN" dan ditangkap di kawasan ruko Jalan Usman Harun, Tanjungpinang, pada Minggu, 5 November 2023, sekitar pukul 18.00 WIB.
Setelah penangkapan, DN langsung dibawa ke ruang pemeriksaan Satreskrim Polresta Tanjungpinang. Proses penangkapan itu juga melibatkan beberapa petugas polisi yang mengenakan pakaian preman.
Baca juga: Prakiraan Cuaca di Tanjungpinang Senin 6 November 2023, Hujan Ringan Siang hingga Petang
Sebelumnya, Herman Ahmadsyah ditemukan dalam keadaan mengenaskan di salah satu taman di sekitar Jalan Diponegoro, Tanjungpinang. Tubuhnya ditemukan tanpa busana dan memiliki beberapa luka yang mengenaskan. Hasil visum oleh tim dokter memastikan bahwa korban meninggal akibat pukulan keras pada bagian kepala.
DN, terduga pelaku, mengaku telah memukul kepala Herman Ahmadsyah dengan sebuah batu berukuran sedang pada malam Senin, 30 Oktober 2023. Pengakuan ini disampaikan DN di hadapan petugas polisi di Satreskrim Polresta Tanjungpinang pada Minggu, 5 November 2023.
DN menceritakan bahwa saat peristiwa terjadi, ia berada dalam keadaan mabuk dan duduk di taman depan Kantor Pajak Tanjungpinang. Korban mendekatinya dan meminta sejumlah uang. Awalnya, DN memberikan Rp 10 ribu kepada korban, namun korban malah mencoba meresahkan pelaku dengan tindakan yang tidak senonoh.
"Aku kasih Rp 10 ribu tapi kau jangan ganggu aku ya, kalau kau ganggu aku lain lagi ceritanya," kata DN, menggambarkan kejadian tersebut.
Baca juga: Singapura Pecah Rekor, Penggalangan Dana Untuk Gaza Capai Rp 50 M dalam Dua Pekan
Namun, setelah memberikan uang, korban justru semakin meresahkan DN dengan tindakannya. Akibat gelap mata, DN mengambil sebongkah batu dan memukul kepala korban, menyebabkannya terjatuh. Peristiwa berlanjut dengan DN menyakiti korban lebih lanjut, bahkan mengambil tindakan yang sangat kejam.
"Dia sekarat, lalu (pukul) leher, sama dada diinjak pakai kaki," ungkap pelaku.
Melihat korban terluka parah dan bersimbah darah, pelaku yang bekerja sebagai buruh bangunan ini semakin emosi. Ia bahkan membuka pakaian korban dan melakukan tindakan keji lainnya dengan menggunakan sebatang kayu, yang dimasukkan ke dalam anus korban.
“Baju dan celana dibuka lalu dibuang,” tambah pelaku.
Kini, kasus pembunuhan yang mengejutkan ini akan diungkap lebih lanjut oleh aparat kepolisian untuk memastikan proses hukum yang tepat.
Komentar Via Facebook :