Gubernur Riau Syamsuar Kembangkan Pembelajaran Berbasis AI di SMKN 1 Pekanbaru
Ilustrasi.
Pekanbaru, Batamnews - Gubernur Riau, Syamsuar, kembali memperkenalkan inisiatif pembelajaran berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) di Riau. Kali ini, SMKN 1 Pekanbaru menjadi fokusnya dalam upaya memajukan pendidikan di wilayah tersebut.
"Dunia digital ini tak bisa kita hindari. Jadi kalau tak kita pelajari, sampai kapan kita hanya jadi penonton saja," tegas Syamsuar.
Tidak hanya itu, United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) juga telah menetapkan bahwa pada tahun 2030, sekolah-sekolah di seluruh dunia harus memanfaatkan teknologi AI untuk membantu proses pembelajaran.
Dalam kunjungannya, Gubri Syamsuar bersama Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Pekanbaru memeriksa penerapan AI dalam pembelajaran siswa di sekolah tersebut. Mereka juga menguji siswa dalam olimpiade AI, khususnya fisika.
Kepsek SMKN 1 Pekanbaru, Citra Aries, juga menekankan bahwa enam jurusan di sekolah mereka telah mengadopsi pembelajaran berbasis AI dalam proses belajar mengajar. Keenam jurusan tersebut meliputi Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran, Bisnis Daring dan Pemasaran, Teknik Komputer dan Jaringan, Usaha Perjalanan Wisata, dan Perhotelan.
"Enam jurusan yang ada di SMKN 1 Pekanbaru sudah menggunakan AI. Kita juga telah menyelaraskan kurikulum dengan dunia usaha dan industri," ungkap Citra.
Baca juga: Harga Cabai Merah di Batam Capai Rp 65.000 per Kilogram, Konsumen Resah
Tidak hanya berfokus pada pembelajaran AI, SMKN 1 juga menjadi sekolah pelopor dalam bidang ekonomi syariah di Provinsi Riau dan telah diakui dengan sertifikat penghargaan dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
"Koperasi yang ada di sekolah kita berbasis ekonomi syariah. Sudah diberi sertifikat penghargaan oleh KNEKS yang kami terima baru-baru ini," tambah Citra.
Dengan langkah-langkah ini, SMKN 1 Pekanbaru terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan.
Komentar Via Facebook :