Pekanbaru Bakal Miliki Pusat Grosir Kebutuhan Pangan
Desain pasar induk di Pekanbaru. (Foto: istimewa)
Pekanbaru, Batamnews - Pemerintah Kota Pekanbaru telah mengeluarkan permintaan tegas kepada perusahaan yang bertanggung jawab atas pembangunan Pasar Induk agar segera menyelesaikannya.
Pasar yang pembangunannya telah dimulai sejak tahun 2016 ini diharapkan segera rampung, dengan tujuan menjadikannya pusat grosir kebutuhan pangan utama di Pekanbaru.
Selain itu, pedagang yang masih beroperasi di Terminal AKAP, Jalan Tuanku Tambusai Ujung, akan segera dipindahkan begitu Pasar Induk selesai dibangun.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengungkapkan hal ini dalam pernyataannya kepada wartawan pada Jumat (15/9/2023).
Baca juga: Ketua DPRD Batam Dorong Dialog Dua Jalur untuk Atasi Masalah di Pulau Rempang
"Pasar Induk ini harus segera diselesaikan. Setelahnya, pasar ini akan berfungsi sebagai pusat grosir dan para pedagang di sekitar Terminal AKAP akan dialihkan ke sini," ungkapnya.
Zulhelmi menjelaskan bahwa PT Agung Rafa Bonai (ARB) adalah perusahaan yang bertanggung jawab atas pembangunan Pasar Induk ini. Kontrak kerjasama antara Pemko Pekanbaru dan PT ARB telah ditandatangani pada bulan Oktober 2016 lalu.
Pengelolaan Pasar Induk akan diserahkan kepada PT ARB selama 30 tahun sesuai dengan skema Build Operate Transfer (BOT), di mana pembangunan dilakukan sesuai dengan kemampuan pihak ketiga sebagai pengelola.
"Kami berharap agar proyek ini selesai sesuai jadwal BOT, yaitu tahun 2023. Oleh karena itu, kami mendorong perusahaan untuk segera menyelesaikan pembangunan ini agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," pungkas Zulhelmi.

Komentar Via Facebook :