Aksi Penolakan Relokasi Rempang di BP Batam Memanas, Warga Coba Dobrak Pagar Pintu Masuk
Massa pendemo mencoba mendobrak pintu masuk Kantor BP Batam (asrul)
Batam, Batamnews - Suasana di depan kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam memanas saat massa demo tola relokasi Rempang mencoba masuk Kantor BP Batam dengan mendobrak pagar, Rabu (23/8/2023) siang. Namun aksi ini berhasil dicegah aparat keamanan.
Aksi massa sendiri sudah berlangsung dalam ketegangan. Perwakilan warga Rempang secara vokal menyuarakan aspirasi mereka di pintu masuk kantor.
Kedatangan perwakilan warga Rempang disertai poster dan spanduk yang dengan jelas menyatakan penolakan mereka terhadap rencana relokasi.
Baca juga: Polemik Rempang, Peneliti BRIN: Jadikan Kampung Tua Rempang sebagai Cluster Budaya
Para peserta aksi menuntut agar tanah Rempang dihormati sebagai tanah Melayu yang memiliki nilai sejarah dan identitas kultural.
Seperti yang diungkapkan salah satu peserta aksi, Desi. Dia dengan tegas mengekspresikan ketidakpuasannya terhadap rencana relokasi.
"Kami tidak pernah mengusik Pak Rudy, jadi mengapa Pak Rudy mengusik kami? Tanah ini adalah milik kami, tanah Melayu yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah kami," ucapnya berapi-api.
Baca juga: Aksi Demo Tolak Relokasi Rempang Picu Kemacetan, Polisi Tutup Jalan Menuju Kantor BP Batam
Tegangan semakin meningkat ketika sebagian warga berupaya memasuki kantor dengan mendorong pagar pembatas. Upaya ini berhasil dihalangi petugas keamanan yang menjaga Kantor BP Batam.
Tidak lama kemudian, situasi semakin memanas ketika beberapa warga melemparkan botol minuman ke arah pintu masuk kantor BP Batam. Tindakan tersebut menyebabkan kerusakan kecil dan menambah tingkat ketegangan.
Namun, petugas keamanan yang siaga dengan cepat menenangkan situasi dan memberikan peringatan kepada para demonstran.
Meskipun ketegangan melanda, pihak BP Batam hingga kini belum merilis pernyataan resmi terkait tuntutan massa pendemo ini.
Walaupun aksi protes berlangsung dengan ketegangan, pihak berwenang berhasil menjaga agar situasi tidak berujung pada bentrokan fisik yang lebih serius.

Komentar Via Facebook :