Grab Singapura Kurangi 1.000 Pekerjaan Demi Efisiensi Biaya dan Daya Saing

Grab Singapura Kurangi 1.000 Pekerjaan Demi Efisiensi Biaya dan Daya Saing

Grab Singapura memangkas 1000 karyawan demi efisiensi dan persaingan dengan kompetitor (tangkapan layar/cna)

Denni Risman

Singapura, Batamnews - Grab Holdings, perusahaan aplikasi ride-hailing dan pengantaran makanan terkemuka di Asia Tenggara yang berbasis di Singapura, mengumumkan pemangkasan 1.000 pekerjaan atau sekitar 11 persen dari total karyawan perusahaan pada hari Selasa (20/6/2023). 

Langkah ini mereka ambil untuk mengelola biaya dan memastikan kelangsungan layanan yang lebih terjangkau dalam jangka panjang.

CEO Grab, Anthony Tan, mengatakan dalam surat kepada karyawan bahwa pemangkasan ini bukanlah "jalan pintas menuju keuntungan" melainkan reorganisasi strategis untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan bisnis yang berubah dengan cepat.

Baca juga: Info Cuaca Kota Padang, Rabu: BMKG Memperkirakan Hujan Ringan Sore Hari

Tan menjelaskan bahwa perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan yang semakin pesat dan meningkatnya biaya modal telah berdampak pada persaingan di pasar. 

Oleh karena itu, Grab perlu menggabungkan skala operasional dengan eksekusi yang cepat dan kepemimpinan biaya untuk memberikan layanan yang lebih terjangkau dan meningkatkan penetrasi mereka di kalangan masyarakat luas.

Meskipun adanya pemangkasan para pekerja, Grab mengatakan bahwa perusahaan ini telah berhasil mengelola biaya dan akan mencapai target breakeven EBITDA grup pada tahun ini.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Pekanbaru, Rabu: Berawan, Hujan Ringan, dan Cuaca Cerah

Grab, yang dikenal sebagai "superapp" dan didirikan pada tahun 2012, menyediakan layanan pengantaran, transportasi, dan jasa keuangan di delapan negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Selain mengumumkan pemangkasan pekerja, Grab juga merincikan langkah-langkah untuk meredam dampak pengumuman tersebut. Langkah-langkah ini mencakup pembayaran pesangon setengah bulan untuk setiap enam bulan masa kerja yang telah terlewati, serta pembayaran goodwill yang mencakup bonus target yang terlewatkan dan ekuitas.

Perusahaan juga akan menyediakan dukungan transisi karir dan pengembangan melalui akses gratis selama satu tahun ke langganan LinkedIn Premium dan LinkedIn Learning, serta sesi dengan pelatih profesional.

CEO Grab, Anthony Tan, seperti dilansir chanelnewsasia, Rabu (21/6/2023), menjelaskan bahwa tujuan pemangkasan ini adalah untuk mereorganisasi perusahaan secara strategis agar dapat bergerak lebih cepat, bekerja lebih efisien, dan menyeimbangkan sumber daya di seluruh portofolio mereka.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Batam Hari Rabu: Berawan dengan Kemungkinan Hujan Ringan

Pemangkasan pekerja ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan teknologi di tengah persaingan yang ketat. Grab mengikuti langkah serupa yang dilakukan oleh perusahaan teknologi Indonesia, GoTo, yang juga melakukan pemangkasan biaya dan pengurangan jumlah karyawan.

Meskipun adanya pemangkasan pekerja, Grab tetap optimis dengan proyeksi pendapatan yang positif untuk tahun ini dan berusaha mempercepat jadwal mencapai profitabilitas.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :