BU SPAM dan Ditpam BP Batam Lakukan Penertiban Kegiatan dan Bangunan Ilegal di Sekitar Waduk

BU SPAM dan Ditpam BP Batam Lakukan Penertiban Kegiatan dan Bangunan Ilegal di Sekitar Waduk

BU SPAM dan Ditpam BP Batam lakukan penertiban di lingkungan waduk untuk jaga ketersediaan air bersih (bp batam)

Denni Risman

Batam, Batamnews - Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) BP Batam bekerja sama dengan Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam melakukan penertiban terhadap kegiatan dan bangunan ilegal di sekitar waduk. Hal ini untuk menjaga ketersediaan air bersih.

Baca juga: Pertumbuhan Investasi Meningkat 16,5 Persen, Kepala BP Batam Dorong Percepatan Realisasi

Dalam upayanya menjaga kebersihan waduk, BU SPAM BP Batam tidak hanya fokus pada pembersihan tumbuhan liar dan eceng gondok. Mereka juga melakukan penertiban terhadap kegiatan dan bangunan yang melanggar peraturan di sekitar waduk.

"Dalam kerjasama dengan Ditpam, kami terus melakukan upaya edukasi dan penertiban. Tidak boleh ada aktivitas apapun di sekitaran waduk," tegas Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano.

Baca juga: Pertumbuhan Investasi Meningkat 16,5 Persen, Kepala BP Batam Dorong Percepatan Realisasi

Denny menjelaskan bahwa pertumbuhan tanaman liar dan eceng gondok di Waduk Duriangkang, Waduk Tembesi, dan Waduk Monggak disebabkan oleh aktivitas masyarakat, seperti tambak ikan dan kegiatan pertanian.

Contohnya, pada tahun 2017, aktivitas tambak ikan di Waduk Monggak berhasil ditertibkan. Saat ini, melalui program "one day one target" dari Ditpam BP Batam, BU SPAM BP Batam memastikan bahwa tidak ada lagi aktivitas ilegal yang berlangsung di sekitar waduk.

"Kami terus melakukan upaya pembersihan eceng gondok di waduk. Luasannya telah berkurang dari 600 hektar pada tahun 2021 menjadi 400 hektar pada tahun sebelumnya," jelas Denny.

Baca juga: Persoalan Air Bersih Jadi Perhatian Serius Kepala BP Batam

Proses pembersihan eceng gondok dilakukan secara intensif agar lebih cepat daripada pertumbuhan eceng gondok itu sendiri. Meskipun demikian, Denny mengakui bahwa penanganan ini memerlukan waktu yang cukup lama dan perlu dilakukan secara bertahap.

"Saat ini kami telah melibatkan ekskavator amphibi dan harvester dalam pembersihan eceng gondok. Kami tetap berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan ketersediaan air bersih di Kota Batam sesuai dengan arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi," tambahnya.

Denny berharap melalui upaya dan strategi yang dilakukan, masalah air baku dapat teratasi sehingga kualitas, kuantitas, dan kelancaran pasokan air bersih bagi pelanggan tetap terjaga dengan baik. BU SPAM BP Batam dan Ditpam BP Batam akan terus melakukan penertiban dan penanganan masalah terkait agar waduk tetap terjaga dengan baik.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :