Cerita Ibu Bayi Obesitas di Bekasi: Saya Kasih Ciki Seribuan, Buat Iseng Nyemil

Cerita Ibu Bayi Obesitas di Bekasi: Saya Kasih Ciki Seribuan, Buat Iseng Nyemil

Bayi obesitas di Kabupaten Bekasi. Antara

Muhammad Ikhsan

 

Batam - MKA, bayi di bawah lima tahun (balita) asal Desa Pusakarakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi yang memiliki berat badan 27 kilogram itu dilahirkan dengan cara operasi sesar karena bobot tubuhnya yang besar.

"Karena pas USG beratnya sudah besar, saya operasi sesar. Beratnya sudah empat kilogram pas lahir," ucap Pitriah (40), ibu MKA, Rabu (22/2/2023).

Pitriah baru menyadari kenaikan berat badan anaknya yang tidak normal itu ketika MKA masih berusia enam bulan. Saat itu, dalam sepekan bobot anaknya naik satu sampai dua kilogram.

Baca juga: Ketahui Risiko Kebiasaan Makan Malam Terlalu Larut, Tingkatkan Resiko Obesitas

Padahal, lanjut Pitriah, saat itu tidak ada yang berbeda dari cara pemberian susu formula kepada Kenzi.

"Karena enggak ASI, pakainya susu formula. Sehari bisa empat kali minum susu. Sejak enam bulan mulai naik sekilo, sekilo. Nambah terus," ceritanya.

MKA mulai diajari mengonsumsi bubur bayi instan sejak usia tujuh bulan. Dalam sehari, balita yang kini berusia 16 bulan itu makan bubur dua kali sehari.

Baca juga: Awas, Sederet Kanker Ini Mengintai Penyandang Obesitas

"Dia memang pertumbuhan badannya begitu, makannya normal sehari dua kali, bubur pagi sama sore," tutur Pitriah.

Selain bubur, di usianya saat itu MKA juga sudah mengonsumsi jajanan warung. Tanpa disadari, berat badannya terus bertambah hingga kini mencapai 27 kilogram.

"Saya kasih ciki kentang juga, yang seribuan di warung, buat iseng-iseng nyemil saja kalau siang. Tapi itu juga dia enggak habis kok sebungkus, dikit nyemilnya," katanya.

 

Meski kondisi MKA sehat tanpa ada keluhan sesak napas dan penyakit lainnya, namun Pitiriah tetap merasa cemas karena berat badan anaknya yang tergolong obesitas.

"Tapi Alhamdulillah anak saya juga normal, napasnya normal, enggak terlalu kaya orang ngos-ngosan, dia tidurnya saja juga terlentang," ungkapnya.

Sebelumnya, bayi berusia 16 bulan di Kabupaten Bekasi berinisial MKA mengalami obesitas. MKA viral di media sosial karena memiliki berat badan yang tidak normal dari balita seusianya.

Total berat dia mencapai 26,9 kilogram. Hal ini menyebabkan orang tua kesulitan menggendong.

Balita MKA kini sudah ditangani tenaga kesehatan dengan menjalani rawat jalan secara intensif sejak Desember 2022.

"Sudah ditangani oleh petugas kesehatan kami. Dari puskesmas kemudian dirujuk ke rumah sakit dengan status peserta BPJS Kesehatan aktif," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Supriadinata di Cikarang, Selasa (21/2/2023).

Dia mengatakan MKA terlahir dari pasangan M Sopiyan dan Pitriah yang tercatat sebagai warga Kampung Tambun Permata, RT 002 RW 002, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Petugas mengetahui kondisi obesitas MKA setelah orang tua balita itu mendatangi Posyandu Setyamulya di Desa Pusaka Rakyat pada Desember 2022 lalu.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :