Bahaya Minuman Bersoda untuk Wanita, Sebabkan Penuaan Dini

Bahaya Minuman Bersoda untuk Wanita, Sebabkan Penuaan Dini

ilustrasi.

Batam, Batamnews - Mengetahui bahaya minuman bersoda untuk wanita adalah tindakan awal yang benar untuk meningkatkan kesadaran akan dampak buruk konsumsinya. 

Hampir semua orang tahu bahwa minuman bersoda tidak baik untuk kesehatan tubuh. Beberapa bahaya umum dari minum soda adalah lonjakan insulin, penambahan berat badan, dan risiko diabetes.

Baca juga: Cara Meracik Minuman Soda Jadi Lebih Segar dengan Praktis

Soda diet bahkan mengandung aspartam yang pada dasarnya dapat berkontribusi pada masalah kesehatan di otak. Menurut CDC, soda tidak baik untuk kesehatan karena kandungan gulanya. 

Terlalu banyak gula dapat memiliki efek buruk pada kesehatan seseorang. Diketahui sekaleng soda berukuran 12 ons (oz) mengandung 29,4 hingga 42 gram (g) gula, yang setara dengan 7-10 sendok teh (sdt).

Konsumsi soda yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah dan penyakit jantung. Bagi kesehatan wanita, terdapat efek yang sangat merusak dari konsumsi minuman soda. Berikut selengkapnya mengenai bahaya minuman bersoda untuk wanita yang menarik diketahui, dilansir dari healthline.com.

1. Tingkatkan Risiko Obesitas

Bahaya minuman bersoda untuk wanita yang pertama adalah dapat meningkatkan risiko obesitas. Bentuk gula tambahan yang paling umum, yakni sukrosa atau gula meja, memasok fruktosa gula sederhana dalam jumlah besar. 

Fruktosa tidak menurunkan hormon lapar ghrelin atau merangsang rasa kenyang dengan cara yang sama seperti glukosa, gula yang terbentuk saat Anda mencerna makanan bertepung.

Dalam sebuah penelitian, orang yang minum soda manis sama dengan mengonsumsi 17% lebih banyak kalori daripada sebelumnya. Tidak mengherankan jika penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum minuman manis seperti soda secara konsisten dapat mengalami penambahan berat badan lebih banyak, yang dapat berujung pada obesitas.

2. Sebabkan Resistensi Insulin

Bahaya minuman bersoda untuk wanita yang kedua adalah dapat menyebabkan resistensi insulin. Hormon insulin mendorong glukosa dari aliran darah ke sel-sel Anda. Tetapi ketika Anda minum soda manis, sel-sel mungkin menjadi kurang sensitif atau resisten terhadap efek insulin.

Ketika ini terjadi, pankreas harus membuat lebih banyak insulin untuk mengeluarkan glukosa dari aliran darah, sehingga kadar insulin dalam darah Anda melonjak. Kondisi ini dikenal sebagai resistensi insulin.

Resistensi insulin bisa dibilang pendorong utama di balik sindrom metabolik – batu loncatan menuju diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

3. Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

Bahaya minuman bersoda untuk wanita yang ketiga adalah dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 adalah penyakit umum yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Hal ini ditandai dengan peningkatan gula darah karena resistensi atau kekurangan insulin.

Baca juga: Hindari Berbuka Puasa dengan Minuman Soda, Ini Bahayanya

Karena asupan fruktosa yang berlebihan dapat menyebabkan resistensi insulin, tidak mengherankan bahwa banyak penelitian menghubungkan konsumsi soda dengan diabetes tipe 2. Faktanya, minum sekaleng soda manis per hari secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.

4. Sebabkan Resistensi Leptin

Bahaya minuman soda untuk wanita yang ke empat adalah dapat menyebabkan resistensi leptin. Leptin adalah hormon yang diproduksi oleh sel-sel lemak tubuh. Ini mengatur jumlah kalori yang Anda makan dan bakar. Tingkat leptin berubah sebagai respons terhadap kelaparan dan obesitas, sehingga sering disebut hormon kenyang atau kelaparan.

Menjadi resisten terhadap efek hormon ini, yang disebut sebagai resistensi leptin, diyakini sebagai salah satu pendorong utama penambahan lemak pada tubuh manusia. Faktanya, penelitian pada hewan menghubungkan asupan fruktosa dengan resistensi leptin. Meski demikian, penelitian pada manusia masih diperlukan.

 

5. Picu Asam Urat

Bahaya minuman soda untuk wanita yang kelima adalah dapat meningkatkan risiko terkena asam urat. Asam urat adalah kondisi medis yang ditandai dengan peradangan dan nyeri pada persendian, terutama jempol kaki. Asam urat biasanya terjadi ketika kadar asam urat yang tinggi dalam darah menjadi mengkristal.

Fruktosa adalah karbohidrat utama yang diketahui dapat meningkatkan kadar asam urat. Akibatnya, banyak penelitian observasional besar telah menentukan hubungan kuat antara minuman manis dan asam urat. Selain itu, penelitian jangka panjang juga mengaitkan soda manis dengan 75% peningkatan risiko asam urat pada wanita dan hampir 50% peningkatan risiko pada pria.

6. Tidak Baik untuk Kesehatan Gigi

Bahaya minuman soda yang ke enam adalah dapat berdampak buruk pada kesehatan gigi. Adalah fakta yang populer bahwa soda manis tidak baik untuk gigi. Soda mengandung asam seperti asam fosfat dan asam karbonat. Asam ini menciptakan lingkungan yang sangat asam di mulut Anda, yang membuat gigi rentan terhadap kerusakan.

Sementara asam dalam soda sendiri dapat menyebabkan kerusakan, kombinasi dengan gulalah yang membuat soda menjadi sangat berbahaya. Gula menyediakan energi yang mudah dicerna untuk bakteri jahat di mulut Anda. Gula, yang dikombinasikan dengan asam, bisa mendatangkan malapetaka pada kesehatan gigi dari waktu ke waktu.

7. Penuaan Dini

Bahaya minuman bersoda untuk wanita dapat menyebabkan penuaan dini.  Dengan mengonsumsi soda, telomere di kromosom memburuk sehingga mempercepat terjadinya proses penuaan dini. 

Bahaya minuman bersoda untuk wanita ini juga terkait dengan kandungan fosfat di dalamnya. Tidak hanya buruk dalam hal kerutan, bahaya minuman bersoda juga terkait dengan komplikasi kesehatan seperti penyakit ginjal kronis dan kalsifikasi kardiovaskular.

(fox)