NasDem Kepri Tunggu Status Penetapan Tersangka Azhari David Terkait PAW

NasDem Kepri Tunggu Status Penetapan Tersangka Azhari David Terkait PAW

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Muhammad Rudi. (Foto: dok.Batamnews)

Batam, Batamnews - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Muhammad Rudi mengatakan pihaknya belum mengambil keputusan terkait kader mereka, Azhari David Yolanda yang ditangkap polisi karena tuduhan narkoba.

"Belum ada," ujar Rudi pada Jumat (27/1/2023).

Ia menambahkan, jika status yang bersangkutan sudah ditentukan oleh kepolisian, maka pihaknya akan mengambil langkah selanjutnya, termasuk pergantian antar waktu (PAW) atau bahkan pemecatan.

"Kan belum tersangka, kami tunggu itu dulu," katanya.

Baca juga: Putra Respaty Ungkap Tentang Azhari David yang Tersandung Kasus Narkoba

Rudi menjelaskan, jika status Azhari ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya dapat memiliki dasar untuk mengeluarkan surat keputusan (SK) yang ditembuskan kepada pihak keluarga kader tersebut.

"Harus ada hitam di atas putih, tidak bisa tidak ada itu," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Kehormatan (BK) DPRD Batam akan memberikan sanksi tegas kepada Azhari David Yolanda dari fraksi NasDem yang ditangkap karena narkoba. Hal itu sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Anggota BK DPRD Batam, Harmidi menyampaikan bahwa dirinya akan menunggu proses hukum yang berlaku. Kemudian akan dilakukan rapat internal di BK DPRD Batam.

Baca juga: Anggota DPRD Batam Ditangkap, Azhari David Yolanda dari Fraksi Nasdem

"Kami rapat internal dalam jangka waktu dekat ini karena saya juga masih di luar kota, nanti akan ada keputusan dari BK," katanya.

Berdasarkan mekanisme yang berlaku, sanksi yang diberikan kepada oknum anggota dewan itu berupa pergantian antar waktu (PAW). Hal itu dikarenakan sudah masuk ranah kepolisian dan apabila terbukti bersalah.

"Kemungkinan besar akan diPAW," kata Harmidi.

Proses PAW dilakukan beberapa tahap. Setelah rapat internal di BK dilaksanakan, pihaknya akan mengeluarkan surat rekomendasi PAW kepada partai yang bersangkutan.

"Kami serahkan ke partai, tapi kami rekomendasikan agar di PAW," pungkasnya.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews