Ratusan Nelayan dan Operator Kapal di Karimun Ikuti Diklat BST-KLM

Ratusan Nelayan dan Operator Kapal di Karimun Ikuti Diklat BST-KLM

Ratusan Nelayan dan operator kapal di Karimun mengikuti diklat BST-KSM (Foto: Edo/Batamnews)

Karimun, Batamnews - Ratusan masyarakat di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), mengikuti Diklat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST-KLM) dari Politeknik Pelayaran Banten.

Pelatihan yang bekerja sama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun dan Dinas Perhubungan (Dishub) Karimun ini dibuka secara langsung oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Pelaksanaannya akan dilakukan selama 3 hari yang sudah dimulai sejak Selasa (22/11/2022) di Gedung Nasional Karimun.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, ABK Kapal Jatuh dan Hilang di Perairan Karimun

"Diklat BST-KLM ini diikuti oleh 144 orang dari operator kapal dan nelayan di Kabupaten Karimun," ujar Kabid Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Karimun, Adi Affandi.

Ia mengatakan, diklat tersebut digelar dengan tujuan agar pemahaman operator kapal dan nelayan di Karimun tentang keselamatan pelayaran terus meningkat.

"Para peserta akan menjalani diklat selama 3 hari, mereka nantinya juga akan mendapat sertifikat sebagai bentuk legalitas mereka melaksanakan kegiatan maritim," katanya.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengaku menyambut baik dan mendukung penuh diklat tersebut.

Baca juga: Nelayan Karimun Diminta Waspadai Perubahan Cuaca saat Melaut

"Pemerintah daerah sangat mendukung adanya diklat ini, tentu hasil dari kegiatan ini akan berdampak positif terhadap operator kapal dan nelayan di Karimun," kata Bupati.

Menurutnya, keselamatan pelayaran sangat penting untuk terus didorong. Hal tersebut mengingat kasus kecelakaan di laut masih terjadi.

"Oleh karena itu, saya berpesan kepada para peserta untuk mengikuti diklat ini secara sungguh-sungguh untuk memperoleh ilmu tentang keselamatan pelayaran ini," pungkas Bupati.

(aha)
Komentar Via Facebook :