Dipanggil Timnas, PSSI Lingga Optimis Ramadhan Sananta Tembus Skuad Utama Vs Curacao

Dipanggil Timnas, PSSI Lingga Optimis Ramadhan Sananta Tembus Skuad Utama Vs Curacao

Selebrasi Ramadhan Sananta usai mencetak gol untuk PSM Makassar saat membantai Persib Bandung dengan skor 5-1 di Stadion BJ Habibi, Pare-pare, Senin (29/8/2022) malam WIB. (Foto: PSM Makassar)

Lingga, Batamnews - Pemanggilan pesepakbola muda asal Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), Ramadhan Sananta ke Tim Nasional (Timnas) Indonesia, merupakan prestasi yang membanggakan. Tidak hanya bagi keluarga, tapi juga Negeri Bunda Tanah Melayu.

Sananta yang masih berusia 19 tahun ini akan membela 'Garuda' saat FIFA Matchday kala menghadapi Timnas Curacao. Diketahui, ia merupakan bomber muda yang memperkuat klub sepakbola PSM Makassar.

Informasi tentang pemanggilan Sananta ini pun membuat Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Lingga, Aziz Martindaz turut berbangga hati.

Baca juga: Termasuk Ramadhan Sananta, 4 Bomber Ini Bisa Dipanggil Shin Tae-yong Hadapi Curacao

"Ini menunjukkan bahwa potensi-potensi anak Kepulauan Riau tidak kalah bersaing dengan anak daerah lainnya di Indonesia ini," kata dia kepada Batamnews, Jumat (16/9/2022).

Aziz melanjutkan, seluruh rekan-rekan di PSSI Lingga dan bahkan warga Kabupaten Lingga berharap nantinya Sananta dapat dipilih Shin Tae-yong untuk masuk dalam daftar pemain Timnas yang diturunkan kala berlaga di FIFA Matchday melawan Timnas Curacao.

"Kami berdoa agar beliau dalam pemanggilan ini dapat terpilih sebagai salah satu pemain nasional yang membawa nama Indonesia bersinar cemerlang di kancah internasional," ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Lingga ini yakin masih banyak potensi-potensi pemain sepakbola lainnya yang belum tergali di Kabupaten Lingga.

Baca juga: Tidak Ada Stadion Standar FIFA di Indonesia?

"Bila mana mau di programkan secara profesional, semuanya tergantung dana dan fasilitas yang ada. Saat ini di Lingga hanya mampu dilakukan secara alami yang datang dari karakter pribadi yang mempuni sebagai pemain sepak bola," sebutnya

Dukungan dan motifasi yang ada, kata Aziz hanya berupa seringnya dilakukan pertandingan tingkat kampung (Tarkam) yang dilakukan oleh hampir seluruh desa di Kabupaten Lingga. Itu pun pertandingan yang di danai oleh masyarakat desanya sendiri dengan konsep swadaya masyarakat sambil mereka memiliki keinginan untuk meramaikan suasana desa mereka masing-masing.

"Dari sinilah kami dari PSSI Kabupaten Lingga nantinya yang dalam waktu dekat akan melakukan Musprov PSSI Provinsi Kepri menawarkan kepada Asprov Provinsi perlu dan pentingnya program yang berkesinambungan dalam tingkat kompetisi yang lebih baik lagi sebagimana yang dilakukan dikancah nasional maupun internasional," pungkas Aziz.

(ruz)