Tenaga Honorer di Batam Mulai Didata, Amsakar: Jumlahnya 3.500 Orang, Mau Dilapor ke Pusat

Tenaga Honorer di Batam Mulai Didata, Amsakar: Jumlahnya 3.500 Orang, Mau Dilapor ke Pusat

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Batam, Batamnews - Pemerintah Kota Batam saat ini sedang mendata jumlah honorer di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Hal ini untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah untuk menghapus tenaga honorer pada tahun 2023. 

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan pendataan jumlah honorer merupakan instruksi dari Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). 

“Data ini diperlukan untuk dilakukan penyesuaian,” ujar Amsakar, Senin (29/8/2022). 

Baca: Honorer Dihapuskan, BKN Minta Pemda Petakan Tenaga Non-ASN

Ia menyampaikan, saat surat dari Kemenpan-RB diterima, Ia segera meminta Sekda Kota Batam dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Batam melakukan pendataan. 

“Bahkan dari BKD sudah memanggil seluruh tenaga honorer untuk menyiapkan kompilasi data pribadi mereka,” katanya. 

Setelah data-data tersebut terkumpul, maka pihaknya memberikan ke Kemenpan RB. Untuk jumlah tenaga honorer di lingkungan Pemko Batam sebanyak 3.500 orang. 

Baca: DPRD Khawatir Nasib 6 Ribu Pegawai Honorer di Batam

Sebelumnya jumlah tenaga honorer mencapai 6.500 orang. Namun, 3.000 di antaranya telah diterima sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) pada tahun lalu. 

Oleh karena itu, Amsakar berharap tenaga honorer yang masih ada dapat menjadi prioritas untuk penerimaan P3K yang akan datang. 

"Kalau sudah terjadi tenaga honorer, sudah dibekali dan tak perlu adaptasi lagi. Begitu lolos, bisa langsung tugas. Kalau terkendala bisa coba lagi dicoba di tahun berikutnya," katanya. 

(ret)