Memprihatinkan, Tiap Bulan Ada Kecelakaan Kerja di Batam

Memprihatinkan, Tiap Bulan Ada Kecelakaan Kerja di Batam

Ilustrasi. (Foto: via AJNN.net)

Batam, Batamnews - Kecelakaan kerja di Batam, Kepulauan Riau menjadi sorotan legislatif. Bahkan, Komisi IV DPRD Kota Batam menyebut kecelakaan kerja selalu terjadi setiap bulannya.

Dalam pekan ini saja, ada dua kali laka kerja yang terjadi di perusahaan yang berbeda di Batam. Bahkan, satu diantaranya diketahui meninggal dunia.

Menyikapi hal tersebut, dewan menyebut jika laka kerja salah satunya diakibatkan karena perusahaan tidak mematuhi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

Jika K3 diterapkan dengan baik, maka kasus serupa setidaknya bisa dihindari.

"Di Batam, memang akhir-akhir ini sudah terjadi beberapa kali laka kerja. Ini memang butuh perhatian dari seluruh stakeholder. Perusahaan harusnya tak cuma sekadar berinvestasi, namun keselamatan pekerja juga harus diprioritaskan," ujar Wakil Ketua Komisi IV, Aman, Jumat (29/7/2022).

Kalau kasus laka kerja ini tidak disikapi secara seksama, kata Aman, maka akan menimbulkan beberapa permasalahan. Diantaranya terkait dengan pertumbuhan investasi, kesejahteraan pekerja dan proses hukum yang terjadi. 

Kondisi perusahaan juga tidak akan kondusif jika laka kerja kerap terjadi. Menurutnya, harus ada yang mengontrol para pekerja di lapangan. 

"Kadang ada juga perusahaan yang memang sudah menyediakan sarana dan prasarana keselamatan kerja, tapi mungkin dari karyawan yang kurang mematuhi, dalam artian sarana dan prasarana itu tak digunakan dengan baik. Nah, ini yang harus dikontrol," katanya.

Lebih lanjut, dia meminta ke perusahaan agar memastikan seluruh karyawan menggunakan dan menerapkan sarana dan prasarana yang disediakan demi keselamatan kerja. 

"Seluruh perusahaan harus mematuhi K3," kata dia.

Namun, pada posisi ini, tambah Aman, pihaknya sulit mengawasi perusahaan karena pengawasannya menjadi kewenangan provinsi dan bukan domain di kota. 

"Namun, sumberdaya di provinsi terbatas untuk mengawasi perusahaan pada 7 kabupaten/kota di Kepri. Walaupun kewenangan ada di provinsi, tapi menurut saya harus berkoordinasi dengan Disnaker Kota Batam sehingga ada tugas-tugas yang bisa didelegasikan," pungkasnya. 

(jun)