Parah! Paman di Natuna Paksa Bocil Nonton Porno Sebelum Diperkosa

Parah! Paman di Natuna Paksa Bocil Nonton Porno Sebelum Diperkosa

Konfrensi Pers terkait pencabulan di Natuna. (Foto: Yanto/Batamnews)

Natuna, Batamnews - Kasus pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi di Natuna. Kali ini seorang pria, A (45) memperkosa keponakannya sendiri, sebut saja Bunga (10). 

Parahnya, A yang keseharian sebagai nelayan itu sempat memaksa Bunga nonton video porno di ponsel miliknya. Hingga akhirnya Ia melampiaskan syahwat ke keponakannya yang masih bocah cilik (bocil) itu.

Tak hanya sekali, memanfaatkan keluguan Bunga, A kecanduan melakukan perbuatan cabulnya itu. Bunga pun terbungkam di bawah ancaman A. 

Namun kelamaan, Bunga yang tak kuat menahan penderitaan batin nekat bercerita ke orangtuanya sambil berderai air mata. Langsung saja orangtua gadis itu melaporkan A ke polisi.

Tak berlama-lama, usai kasus itu dilaporkan, A akhirnya diciduk polisi. Saat diinterogasi, ia mengakui perbuatan itu. Ia hanya ingat melakukannya empat kali. Namun polisi menduga lebih dari itu. Penyidikan saat ini masih dilakukan.

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariandhy didampingi Kasat Reskrim Polres Natuna, AKP Ikhtiar Nazara menggelar konfrensi pers terkait kasus ini, Kamis (21/7/2022) siang.

Kronologi

Dari keterangan polisi, tersangka A merupakan warga asal Tarempa, Kabupaten Anambas. Ia berkunjung ke rumah saudaranya di Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi, Natuna beberapa waktu lalu. 

"Melihat keponakannya sedang sendirian, A mengajak menonton video porno yang ada dalam Hp nya. Sambil meraba-raba bagian sensitif keponakannya, akhirnya ia mencabulli korban," ucap kapolres.

Tersangka dijerat Pasal 81 Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak junto Pasal 76 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Meningkatnya angka pencabulan anak bawah umur di Kabupaten Natuna, menjadi perhatian khusus Kapolres Natuna. Ia mengimbau agar orang tua aktif mengawasi anaknya, saat diluar maupun ketika membuka media sosial.

"Selama ini Polres Natuna melalui unit  PPA bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar orang tua mengawasi anaknya," ucap kapolres.

Kendati demikian angka pencabulan di Natuna masih terus meningkat. Oleh sebab itu Ia mengatakan tidak ada kompromi bagi para pelaku pencabulan. 

(Yan)