Gulungan Bahan Tisu Ganggu Nelayan Pesisir Pongkar Karimun
Gulungan bahan tisu cemari Pantai Pongkar Karimun (Foto: Edo/Batamnews)
Karimun, Batamnews - Nelayan Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), keluhkan dengan banyaknya kertas-kertas yang mencemari perairan yang merupakan wilayah tangkap nelayan.
Sehingga, ketika nelayan menebar jaring untuk menangkap ikan, kertas yang mencemari perairan juga terbawa oleh jaring nelayan tersebut. Tentu saja, kondisi tersebut sangat menggangu aktivitas para nelayan saat menjaring ikan.
"Dampaknya, saat nelayan menarik jaring. Itu yang terbawa banyak kertas tisu, bukan ikan. Tidak seperti harapan untuk dapat ikan, malah kertas tisu," kata Rahim, seorang nelayan Desa Pongkar, Rabu (8/6/2022).
Baca juga: Gulungan Bahan Tisu Cemari Pantai Pongkar Karimun
Banyaknya kertas tisu di perairan tersebut karena terbawa arus laut, sehingga menyebar hingga wilayah tangkap nelayan. Tercemarnya perairan juga membuat hasil tangkapan berpengaruh atau menurun dari biasanya.
"Ini bisa dikatakan fatal juga, penghasilan nelayan langsung menurun drastis. Kalau lambat penanganannya, nasib nelayan semakin buruk jadinya. Apalagi sekarang minyak solar mahal dan susah," ujarnya.
Sementara itu, Raja Khairudin dari kelompok nelayan dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Karimun, meminta pihak terkait untuk segera menuntaskan persoalan yang mengganggu nelayan tersebut.
"Ini dampak yang cukup besar bagi nelayan, tidak main-main ini. Kita minta dari pihak terkait untuk segera menuntaskan ini," kata dia.
Oleh karena itu, peran pemerintah daerah juga harus ada agar dapat mendesak pihak-pihak yang bertanggungjawab untuk membersihkan limbah kertas tisu tersebut.
Disebutkan juga bahwa, HNSI akan mengawal persoalan itu hingga nelayan Desa Pongkar khususnya dapat kembali untuk melakukan aktivitas seperti biasa.
"Kita akan survei lagi, mana-mana saja daerah yang terdampak oleh limbah ini, dan akan kami laporkan kembali untuk dapat segera ditindak lanjuti," ujarnya.
Diketahui, perairan dan pesisir Pantai Pongkar dipenuhi oleh limbah kertas tisu. Limbah tersebut mencemari lingkungan objek wisata hingga perairan.
Diduga, kertas tisu tersebut berasal dari muatan kontainer yang jatuh ke laut, saat peristiwa nyaris tenggelamnya tongkang Marcopol 88 beberapa waktu lalu.

Komentar Via Facebook :