Polisi Ringkus 2 Maling Modus Pecah Kaca di Batam, Pelaku Residivis

Polisi Ringkus 2 Maling Modus Pecah Kaca di Batam, Pelaku Residivis

Dua maling modus pecah kaca diringkus Polresta Barelang (Foto: Ist)

Batam, Batamnews - Dua pelaku spesialis pecah kaca yakni, DA dan RME diringkus tim gabungan Satreskrim Polresta Barelang dan Unit Reskrim Polsek Sagulung, pada Rabu (1/6/2022) malam. Satu diantaranya merupakan residivis kasus yang sama.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto menyebutkan, penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan korban yang kaca mobilnya dipecahkan saat berada di parkiran Top 100 Niaga Mas Batam Kota pada Selasa (31/5/2022) lalu. Uang senilai Rp 30 juta raib dicuri di dalam mobil korban.

"Korban punya uang Rp 30 juta rupiah yang baru saja ditarik olehnya dari bank dan ATM, serta uang miliknya dari hasil penjualan kebun," ujar Kapolresta Barelang, Jumat (3/6/2022).

Lebih lanjut, Nugroho menyebutkan bahwa korban sebelumnya sempat pergi ke Bank J-trust yang berada di daerah Costarica untuk menarik duit, kemudian ia juga sempat ke ATM BCA yang berada di wilayah Niaga Mas sebelum ia pergi ke Top 100.

Baca juga: Kronologi Bos Travel Umroh di Batam Jadi Korban Pencurian Pecah Kaca Mobil

Sementara itu, terkait penangkapan pelaku berdasarkan penyelidikan serta informasi dari masyarakat bahwa pelaku tengah berada di wilayah Tanjung Uncang. DA pun berhasil diringkus.

"Langsung kita lakukan pengembangan untuk meringkus rekannya," katanya.

Hasil pengembangan, pelaku RME berhasil diringkus di wilayah Sei Beduk, tanjung Piayu. Kala itu, RME mencoba melakukan perlawanan sehingga petugas melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan kaki pelaku.

"Keduanya langsung kita bawa ke Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan," imbuhnya.

Baca juga: Maling Pecah Kaca Mobil di Parkiran Masjid Mukakuning, Duit Ratusan Juta Raib

Menurut Nugroho, keduanya merupakan residivis kasus yang sama. Mereka mahir melakukan aksinya tersebut dan hanya memerlukan waktu satu menit.

"Pelaku DA merupakan Residivis kasus di tahun 2018 dengan kerugian Rp 600 juta rupiah, ia menjalani hukuman selama 4,6 tahun yang juga ditangani Polresta Barelang," ucap Kapolres.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 700 ribu rupiah, sebuah tas merk Min Xing Li berwarna hitam, 1 sepeda motor Mio M3 dan baju yang digunakan oleh kedua pelaku.

Keduanya dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews