PSM Makassar Rekrut Striker Muda Asal Lingga Ramadhan Sananta

PSM Makassar Rekrut Striker Muda Asal Lingga Ramadhan Sananta

Ramadhan Sananta (Foto: Instagram/psm_makassar)

Lingga, Batamnews - PSM Makassar secara resmi mendatangkan striker baru untuk persiapan AFC Cup 2022 dan kompetisi Liga 1 2022/2023. Pemain tersebut adalah eks bomber Persikabo 1973, M Ramadhan Sananta.

Perekrutan Ramadhan Sananta diumumkan melalui akun ofisial PSM Makassar. Pemain 19 tahun itu dikontrak hingga satu musim ke depan.

"Done Deal. M Ramadhan Sananta, pemain muda yang belum genap berusia 20 tahun asal Kepulauan Riau, akan menjadi salah satu ujung tombak Pasukan Ramang musim 2022/2023," tulis akun instagram @psm_makassar, Selasa (24/5/2022).

Baca juga: Dinsos-PPPA Bersama PKK Lingga Sosialisasikan Pola Asuh Anak dan Remaja

Kehadiran sang pemain muda asal Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) itu menambah opsi striker yang diinginkan sang pelatih, Bernardo Tavares. PSM Makassar sendiri telah memiliki Patrick Kallon dan striker asing asal Brazil, yakni Everton Nascimento.

Jejak karier sepak bola Ramadhan Sananta dimulai ketika ia mengikuti sepakbola sekolah Asia pada tahun 2019. Lalu pada 2020, ia masuk Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Kepulauan Riau.

Karier sepakbola profesionalnya dimulai saat membela PS Harjuna Putra pada tahun 2021. Saat itu, Ramadhan Sananta berhasil tampil sebanyak 12 kali dan mencetak 9 gol bersama tim yang berada di Liga 3 sebelum akhirnya hengkang ke Persikabo 1973.

Baca juga: Lapuk dan Berbahaya, Jembatan Kayu di Desa Musai Lingga Mengintai Korban

Sedangkan, debut bermain di Liga 1 dimulainya ketika Persikabo 1973 melawan Bali United di Stadion Ngurah Rai, Denpasar pada (3/2/2022) lalu. Semusim bersama Persikabo 1973, Ramadhan Sananta bermain sebanyak empat laga.

Profil Ramadhan Sananta

Dilansir Batamnews dari situs transfermarkt, Sananta lahir di Daik Lingga, Kepri pada 27 November 2002. Saat ini, usinya baru menginjak 19 tahun.

Ramadhan Sananta merupakan putra dari Syahriman ayah dan Ibu Nensi Januarti.

(ruz)