Hama Ulat Satroni Perumahan Bea Cukai di Meral Karimun, Begini Penampakannya

Hama Ulat Satroni Perumahan Bea Cukai di Meral Karimun, Begini Penampakannya

Koloni ulat gogo bergerombiol di selokan yang terletak di Komplek Perumahan Bea Cukai, Meral, Karimun. (Foto: Edo/batamnews)

Karimun, Batamnews - Hama ulat menyatroni lingkungan perumahan warga di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Hama tersebut diketahui merupakan ulat kayu yang biasa disebut ulat gogo. Ulat ini memiliki ciri badan berwarna hitam dan kuning di bagian pinggir.

Lokasi serangan ulat gogo tersebut tepatnya di Komplek Perumahan Bea Cukai di Kampung Bukit Galang, Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Kota.

Ulay ini masuk pekarangan, menempel di dinding rumah, juga di jalan serta selokan.

Peristiwa itu membuat warga menjadi resah, meskipun tidak membuat gatal seperti ulat bulu.

"Dari sebulan ini udah mulai muncul, tapi selalu dibersihkan. Namun, dalam tiga hari belakangan ini ulatnya semakin banyak," kata warga, Rudi Bahtiyar, Jumat (13/5/2022).

Sebelum merebak banyak, ulat tersebut disemprot menggunakan cairan pembasmi hama hingga minyak solar.

Namun, ulat tersebut tidak sepenuhnya hilang atau musnah. Bahkan, keesokan paginya jumlahnya tampak semakin banyak.

Kondisi itu menjadi keluhan warga setempat, sebab sudah ada belasan rumah yang mendapat serangan dari ulat tersebut.

"Tentu ini membuat kami tidak nyaman. Sekarang udah sampai ke gang perumahan sebelah," ucapnya.

Untuk ukuran besar ulat tersebut, ada yang mencapai sebesar jari telunjuk anak-anak.

Penanganan juga telah dilakukan oleh Dinas Pertanian dengan melakukan penyemprotan racun hama.

"Kemarin sudah disemprot sama pihak Dinas Pertanian, namun belum dapat habis semua. Pagi ini masih cukup banyak yang terlihat," ujar Rudi.

Kemudian, Pihak Kelurahan Meral Kota juga tidak tinggal diam. Pemantauan dan pengecekan terus dilakukan.

"Setelah dilaporkan, kita berkoordinasi dan penyemprotan terhadap ulat-ulat yang menyerang sampai lingkungan warga," kata Lurah Meral Kota, Deni, usai membersihkan ulat-ulat.

Kelurahan juga melakukan pembasmian secara langsung dengan pihak Dinas Pertanian, yang mana akan dilakukan penyemprotan racun kembali.

"Direncanakan, besok (Sabtu) akan disemprot kembali," ujarnya.

(aha)