Singapura Deportasi Pilot Australia yang Lecehkan Petugas Polisi

Singapura Deportasi Pilot Australia yang Lecehkan Petugas Polisi

Ilustrasi. (Foto: Find Law)

Singapura - Seorang pria Australia pilot jet pribadi berusia 41 tahun dideportasi dari Singapura setelah menjalani hukuman penjara 10 minggu karena melecehkan petugas polisi.

Pilot bernama Cameron Lachlan Milne itu dideportasi pada Rabu (11/5/2022). Sementara, peristiwa pelecehan tersebut dilakukan Milne pada 2018. Saat itu ia dalam keadaan mabuk, demikian dilansir Channel News Asia.

Kartu Ketenagakerjaan Milne telah dibatalkan dan warga Australia itu tidak diizinkan masuk kembali ke Singapura, kata Kementerian Dalam Negeri (MHA) dalam rilisnya.

Dalam rilisnya, MHA mengatakan "tidak menoleransi tindakan kekerasan terhadap pegawai negeri yang menjalankan tugasnya, dan tidak akan ragu untuk menindak tegas mereka yang melakukannya".

Milne dijatuhi hukuman pada 18 Maret tahun ini penjara 10 minggu dan diperintahkan untuk membayar denda S $ 5.000 setelah mengaku bersalah atas tiga tuduhan: Secara sukarela menyebabkan sakit pada pegawai negeri yang menjalankan tugasnya, melecehkan pegawai negeri, dan karena menyebabkan gangguan saat mabuk.

Lima tuduhan lain yang berkaitan dengan insiden itu dipertimbangkan selama hukuman, kata laporan itu.

(dod)