Brian Edgar Kirim Rp120 Juta ke Indra Kenz untuk Beli Jam

Brian Edgar Kirim Rp120 Juta ke Indra Kenz untuk Beli Jam

Brian Edgar Nababan diamankan polisi.

Jakarta, Batamnews - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri terus menelusuri aliran dana para tersangka kasus trading Binomo. 

Sejauh ini, sudah ada empat orang yang menjadi tersangka dan ditahan yakni Indra Kesuma alias Indra Kenz, Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich, Brian Edgar Nababan dan Wiki Mandara Nurhalim.

Baca juga: Penampakan Guru Indra Kenz, Fakar Suhartami Berbaju Tahanan Bareskrim

Kasubdit II Dit Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Candra Sukma Kumara mengatakan, Brian Edgar telah mengirimkan atau mentransfer uang kepada Indra Kenz.

"Tersangka BEN dia mentransfer dana kurang lebih Rp120 juta kepada tersangka IK," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (8/4/2022).

Ternyata, uang ratusan juta itu ia kirim kepada Indra Kenz untuk membeli jam. Namun, belum disebutkan jam jenis apa yang dibelinya itu.

"Dari keteranganya untuk membeli jam, tetapi kami dalami terus. Untuk barang bukti yang sudah kami sita berupa device, akan kami melakukan tracing aset terkait dengan BEN," ujarnya.

Diketahui, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri telah menangkap Manager Binomo, Brian Edgar Nababan. Brian ditangkap terkait dengan kasus yang menjerat Indra Kesuma alias Indra Kenz, pada 31 Maret 2022 lalu, di Bali.

Kasubdid II Dit Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Candra Sukma Kumara mengatakan, BEN sebagai Manager Binomo juga bergabung dalam group bernama 404.

Baca juga: Fakta Seputar Fakarich, Guru Trading Indra Kenz yang Kini Ditahan

"Kalau dia status pegawai ya, BEN ini dari 2018 sampai 2020 itu bergabung dengan 404 group namanya, itu dari Rusia," kata Candra kepada wartawan, Kamis (7/4/2022).

Dari group itu, ternyata Brian Edgar mendapatkan bayaran atau gaji mencapai 4.000 dolar.

"Yang bersangkutan digaji 2.000 sampai 4.000 dolar, dan dia menangani complain pemain-pemain yang ada di Indoensia. Ini tugas dia. Dia sebagai pegawai di 404 grup," ujarnya.

(fox)