Wujudkan Batam Green City, Pemprov Kepri Rencanakan 3 Hal Ini
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Batam dan Bali ditetapkan sebagai Green City oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Karenanya pemerintah memberikan perhatian lebih pada pembangunan infrastruktur bahan bakar gas di dua kota itu.
Pemerintah mengalokasikan anggaran khusus untuk penyambungan 4.000 jaringan gas melalui APBN. Dari anggaran itu, pemerintah memberikan penugasan kepada PGN.
Demikian halnya dengan Pemerintah Povinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri). Untuk mendukung pelaksanaan Batam Green City, Sekretaris Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kepri, Darwin menyampaikan bahwa Pemprov Kepri merencanakan 3 hal berikut.
1. Menyosialisasikan penggunaan gas rumah tangga
Demi menyukseskan program reen City di Batam, Pemprov Kepri akan ikut menyosialisasikan penggunaan gas rumah tangga langsung dari pipa PGN.
"Karena itu adalah penunjukan ke PGN, Pemprov membantu sosialisasi," kata dia.
2. Mendorong Pemko dan BP Batam memberikan kemudahan
Pemprov juga akan mendorong agar Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Batam memberikan kemudahan akses penggunaan ruang dan wilayah. "Karena perizinan itu ada di kota," kata dia.
3. Mendorong pemaksimalan penggunaan pembangkit listrik tenaga gas
Untuk menyukseskan Batam Green City, pemerintah juga mendorong pemaksimalan penggunaan pembangkit listrik tenaga gas.
"Pembangkit-pembangkit menggunakan gas semua. Tahun 2016 Bright PLN Batam mendapatkan tambahan 190 mmcsd untuk pembangkit di Tanjunguncang," kata dia.
Selain itu, PGN juga membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas di Batam sekaligus mendorong pergantian bahan bakar untuk kendaraan.
Sumber: Antara
[rul]
Komentar Via Facebook :