Wacana Tunda BRI Liga 1, Persija Serahkan Keputusan ke PT LIB

Wacana Tunda BRI Liga 1, Persija Serahkan Keputusan ke PT LIB

Persija Jakarta.

Jakarta, Batamnews - BRI Liga 1 2021 mendapat desakan ditunda sementara lantaran situasi penyebaran Covid-19 di Bali. Persija Jakarta memilih menerima apapun keputusan PT Liga Indonesia Baru.

Saat ini Persija belum menjadi bagian yang ikut menyuarakan penundaan kompetisi. Meski sebenarnya Persija juga kehilangan beberapa pilarnya karena terpapar Covid-19.

Baca juga: Duh! 52 Pemain Sepakbola Liga 1 Positif Covid-19

Sampai saat ini sudah ada enam pemain Persija yang terpapar virus corona. Mereka pun absen saat Macan Kemayoran jumpa Arema FC, Sabtu (5/2/2022).

Selain pemain, Pelatih Sudirman juga ikut dikarantina karena terpapar Covid-19. Posisinya untuk sementara pun dijalankan oleh Asisten Pelatih Ferdiansyah.

"Untuk situasi seperti ini memang serba tidak menentu ya. Karena dalam persiapan pemain dalam kondisi sehat, tiba-tiba demam. Terus juga hasil PCR juga meskipun kadang-kadang cuma kurang fit sedikit sudah langsung positif," kata Ferdiansyah, Selasa (8/2/2022).

"Semua kami serahkan kepada PT LIB berharap mengambil keputusan yang mungkin lebih bijak. Mudah-mudahan PT LIB diberi kemudahan dalam mengambil keputusan yang terbaik untuk kita semua," ujarnya.

Beberapa pemain Persija yang absen pada laga kontra Arema adalah; Andritany Ardhiyasa, Samuel Christianson, Ismed Sofyan dan Makan Konate. Masih diragukan apakah mereka sudah bisa main pada laga selanjutnya.

Persija akan jumpa Madura United pada pekan ke-24 Liga 1, Rabu (9/2), pukul 20.30 WIB. Ferdiansyah cuma berharap pemain yang sempat absen untuk bisa pulih secepatnya dan membantu Persija lagi.

Baca juga: Digelar di Kamboja, Ini Fakta Menarik Piala AFF U-23 2022

"Para pemain yang isolasi, mereka masih tahap pemulihan. Alhamdulillah tidak dalam gejala berat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera kembali," ucap Ferdiansyah.

"Mudah-mudahan hasilnya (tes PCR) negatif. Sebab di situasi seperti ini yang menentukan main atau tidaknya bukan hanya pelatih, tapi juga hasil tes PCR," tuturnya.

(fox)
Komentar Via Facebook :