Pemkab Bintan Jauh-jauh Datangkan Konsultan Desa dari Klaten Jawa Tengah

Pemkab Bintan Jauh-jauh Datangkan Konsultan Desa dari Klaten Jawa Tengah

Kadis PMD Bintan, Ronny Kartika. (Foto: Batamnews)

Bintan, Batamnews - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan saat ini memang sangat fokus pada pengembangan daerah yang diawali dari desa. 

Mulai dari Gerbang Kampung, Desa Tangguh hingga Desa Melek Teknologi, semuanya menjadi bagian dari program andalan dalam mewujudkan percepatan pembangunan. 

Baca juga: Awal 2022, Pokdakan di Desa Resang Lingga Panen Udang Vanamei Keempat Kalinya

Baru-baru ini Pemkab Bintan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menjalin kerjasama dengan Desa Ponggok, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang telah membuktikan inovasinya dalam mendobrak Pendapatan Asli Desa (PADes).

"Dari tim branding mereka sudah survei minggu lalu. Rencananya Februari dimulai selama tiga bulan," ujar Kadis PMD Bintan, Ronny Kartika, Selasa (11/1/2022).

Desa Ponggok beberapa waktu lalu sempat viral secara nasional dengan destinasi bawah airnya. Wisata Unggul Ponggok dan inovasi lainnya bahkan hingga saat ini menjadi keran terbesar dalam menyumbang PADes dimana dari sebelumnya hanya Rp5 juta pertahun menjadi Rp15 miliar pertahun. Bahkan di masa pandemi covid-19 pun masih bisa survive dengan pendapatan Rp 6 miliar.

Nantinya konsultan desa tersebut memberikan pembinaan dan pendampingan ke desa-desa di Kabupaten Bintan. Mulai dari dokumen perencanaan, penguatan kapasitas BUMDes, pelibatan peran Pokmas dan pengambilan kebijakan. 

"Outcome-nya pendapatan desa meningkat," jelasnya.

Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan menaruh harapan cukup besar atas kerjasama ini. Dirinya ingin agar kolaborasi ini akan menghasilkan feedback yang berkesinambungan. 

"Soal belajar memang harus, kita mesti harus terus belajar. Harapan Kami tentunya hal ini bisa menoreh hasil untuk desa-desa kita di Bintan," katanya.

Baca juga: Numbing Jadi Desa Terbersih di Bintan Tahun 2021

Untuk tahap awal ini ada 7 Desa di Bintan yang nantinya akan mendapatkan pendampingan dari Tim Branding Desa Ponggok. Mulai dari Desa Numbing, Air Gelubi, Berakit, Teluk Bakau, Toapaya, Toapaya Utara hingga Kuala Sempang.

Semuanya dipersiapkan dengan beragam potensi desa yang dimiliki. Sudah diinventarisir potensi yang ada, sudah dibuat skema brandingnya. Tinggal dimanifestasikan semua dalam pelaksanaanya.

"Desa yang ada di Bintan punya potensi yang luar biasa. Wisata bahari, kuliner, budaya, alam hingga religi, kita punya semua, untuk dikembangkan," ucapnya.

(ary)

Berita Terkait