Wasit Liga 3 Kepri yang Dikeroyok saat Pertandingan Beberkan Kronologi

Wasit Liga 3 Kepri yang Dikeroyok saat Pertandingan Beberkan Kronologi

Wasit dikeroyok pemain dan ofisial tim PSTK Tanjungpinang. (Foto: ist)

Batam, Batamnews - Wanda Satria wasit menjadi target pemukulan saat memimpin pertandingan Liga 3 Kepri angkat suara. 

Wanda mengatakan kejadian itu bermula pada saat dia berdebat dengan para pemain PSTK Tanjungpinang.

Perdepatan itu bermula dari pengesahan gol untuk tim Biram Dewa Tanjungpinang pada babak kedua pertandingan.

Baca juga: Derby Tanjungpinang Rusuh, Wasit Jadi Bulan-bulanan Pemain 

Tepatnya pada menit ke 70 di babak kedua, tim Biram Dewa mendapatkan kesempatan tendangan bebas yang berujung gol. Pada pertandingan itu, tim PSTK Tanjungpinang sebenarnya unggul dengan skor 3-2.

"Memang ada kesilapan dari saya saat itu, saya sempat menganulir gol itu karena penglihatan saya terhalang. Saya merasa bahwa bola bukan masuk ke gawang melainkan memantul keluar setelah membentur tiang gawang PSTK Tanjungpinang," ujarnya, Kamis (2/12/2021).

Setelah itu dia berdialog dengan asisten wasit dan menjelaskan bahwa tendangan bebas yang dilakukan pemain Biram Dewa tersebut berujung gol.

Mendapat penjelasan dan melihat fakta bahwa bola memang masuk ke gawang, Wanda kemudian mengesahkan gol oleh tim Biram Dewa.

"Disinilah pemain dan ofisial dari PSTK Tanjungpinang menyerbu saya, hingga kami berdebat di pinggir lapangan. Pada saat itulah mulai terjadi provokasi untuk melakukan pemukulan terhadap saya," kata dia.

Usai penyerangan terhadap dirinya itu, pertandingan kemudian dihentikan hingga akhirnya Wanda meninggalkan lokasi dengan mendapat pengawalan dari pihak Kepolisian.

"Seharusnya sih dilanjutkan hari ini, tapi dari tim Biram Dewa tampaknya sudah tidak mau melanjutkan pertandingan. Karena sebenarnya kedua tim juga tidak lolos ke babak selanjutnya, walau memenangkan pertandingan," ungkap Wanda.

Usai kejadian itu, Wanda mengaku sudah melaporkan itu ke Komisi Disiplin PSSI Kepri, untuk dilanjutkan ke PSSI Pusat.

Baca juga: Pemilik Klub Sepakbola PSG Tertarik Investasi di Indonesia

Terpisah, terkait kerusuhan ini, Komite Eksekutif Asprov PSSI Kepri, Bambang mengatakan akan melaporkan kejadian tersebut kepada PSSI.

"Kami akan laporkan semua kejadian dan jalannya pertandingan ini ke PSSI," ucapnya.

Kericuhan itu terjadi di Grup B Liga 3, Zona Kepri antara PS Teluk Kriting (PSTK) Tanjungpinang vs PS Biram Dewa di Stadion Tri Buana, Dompak, Kota Tanjungpinang, Rabu (1/12/2021) sore.

(ude)