Disdukcapil Natuna Gandeng FKPS Bantu Lansia Urus Dokumen Kependudukan

Disdukcapil Natuna Gandeng FKPS Bantu Lansia Urus Dokumen Kependudukan

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bersama Forum Kita Peduli Sesama (FKPS) Natuna (Foto: Yanto/Batamnews)

Natuna, Batamnews - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bersama Forum Kita Peduli Sesama (FKPS) Natuna, menjalin kerjasama memberikan layanan kepada masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan.

Kepala Disdukcapil Natuna, Ilham Kauli mengatakan, sasaran dalam kerjasama dengan FKPS ini yaitu, para lansia, jompo dan penyandang disabilitas yang tidak mampu untuk pergi ke Kantor Disdukcapil.

"Dengan bekerjasama dengan FKPS, harapannya kita bisa jemput bola untuk memudahkan memberikan layanan kepada mereka," ujarnya, Selasa (16/11/2021).

Seperti yang diketahui, selama ini FKPS menjadi Ormas sosial yang sering melakukan aksi-aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Natuna.

Baca juga: Tiga Tahun Berdiri, Ini Rahasia FKPS Natuna Tetap Eksis Bantu Warga

Kegiatan FKPS yang langsung terjun ditengah masyarakat dinilai tepat untuk digandeng bersama Disdukcapil guna meningkatkan layanan kepada masyarakat yang berkategori memiliki kebutuhan khusus seperti lansia dan para penyandang disabilitas.

"Selama ini memang kategori penerima bantuan dari FKPS rata-rata para lansia, jompo dan penyandang disabilitas. Tidak sedikit dari mereka yang ketika ditanya terkait dokumen kependudukan, mengaku kesulitan untuk mengurusnya dikarenakan kondisi yang sudah tidak memungkinkan lagi," jelas Ketua FKPS Natuna, Yanto.

Ia menilai, layanan jemput bola yang di inisiasi oleh Disdukcapil untuk para lansia dan penyandang disabilitas ini merupakan sebuah inisiatif yang akan sangat memudahkan bagi masyarakat.

"Terlebih ketika kita menggelar kegiatan di daerah-daerah yang terpencil, kita sangat mengharapkan kehadiran pihak Disdukcapil disana," pinta Yanto.

Kolaborasi antara Disdukcapil dan FKPS ini diharapkan menjadi sebuah inovasi yang bisa memudahkan masyarakat dalam mendapat layanan dasar dalam pengurusan dokumen kependudukan yang selama ini dianggap sulit dan berbelit-belit.

(Yan)