Puluhan Petani Tanjungpinang Dapat Bantuan Solar Subsidi

Puluhan Petani Tanjungpinang Dapat Bantuan Solar Subsidi

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma hadir langsung dalam penyerahan bantuan solar subsidi (Foto:ist)

Tanjungpinang, Batamnews - Puluhan petani di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), mendapatkan bantuan solar bersubsidi. Bantuan ini diberikan untuk mendorong produktivitas petani ibu kota.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma yang hadir langsung dalam penyerahan bantuan tersebut mengatakan, bantuan solar bersubsidi yang diberikan adalah pertama kalinya dan merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Tanjungpinang kepada petani.

"Bantuan Solar subsidi untuk petani di Tanjungpinang adalah yang pertama kalinya diberikan dengan jumlah 978.4 liter/minggu dan perbulannya 3.913,6 liter," kata Rahma usai menyerahkan secara langsung bantuan tersebut di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Batu 10, Jumat (12/11/2021) lalu.

"Alokasi solar subsidi bervariasi tergantung luas lahan dan alat yang digunakan oleh petani," sambung Rahma.

Baca juga: Poktan di Tanjungpinang Dapat Bantuan Alsintan Tingkatkan Hasil Pertanian

Solar subsidi ini diberikan dengan harga yang terjangkau untuk petani yakni, seharga Rp 5.150 per liter. Dengan harga subsidi ini diharapkan tidak terlalu memberatkan petani untuk membeli dari harga biasanya yang non subsidi.

Selain itu, Rahma juga berharap dengan adanya bantuan tersebut dapat memudahkan para petani dalam bekerja serta dapat meningkatkan hasil pertanian.

"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan subsidi solar ini dapat meringankankan beban para petani di Kota Tanjungpinang dalam kesehariannya untuk menggunakan alat beratnya dalam bertani. Keberhasilan kinerja individu petani sangat berpengaruh terhadap hasil kerja pertanian", tuturnya.

Sebagaimana diketahui, bantuan ini diserahkan kepada 71 orang petani yang terdiri dari Kecamatan Tanjungpinang Kota sebanyak 15 petani (203 liter/minggu), Kecamatan Tanjungpinang Timur sebanyak 43 petani (542,9 liter/minggu) dan Kecamatan Bukit Bestari sebanyak 13 petani (232,5 liter/minggu).

(ruz)