Conte Jalani Debut Gila Bersama Spurs di Pentas Eropa

Conte Jalani Debut Gila Bersama Spurs di Pentas Eropa

Antonio Conte. (Getty Images/Julian Finney)

London, Batamnews - Laga debut yang gila untuk Antonio Conte di Tottenham Hotspur. Conte disajikan drama lima gol dan lahirnya tiga kartu merah.

Conte yang ditunjuk dua hari sebelumnya sebagai manajer baru Tottenham, langsung memimpin timnya beraksi saat menjamu Vitesse Arnhem pada matchday keempat Grup G di Tottenham Hotspur stadium, Jumat (5/11/2021) dini hari WIB.

Tak banyak perubahan susunan pemain, melainkan hanya taktik 3-4-3 kegemarannya yang dipakai. Formasi itu membuat Tottenham bermain aktraktif sejak menit awal dan sudah memimpin tiga gol sebelum setengah jam.

Diawali gol Son Heung-min di menit ke-14, lalu Lucas Moura menggandakannya di ke-22 sebelum gol bunuh diri Jacob Rasmussen di menit ke-28 membuat skor 3-0.

Tapi, Vitesse tidak menyerah dan malah bangkit untuk mencetak dua gol beruntun dalam selang tujuh menit, lewat Rasmussen di menit ke-32 dan Matus Bero di menit ke-39.

Setelah itu gawang Tottenham malah lebih terancam dan makin sulit untuk keluar dari tekanan ketika Cristian Romero dikartumerah di menit ke-59. 

Tottenham lebih banyak bertahan sebelum Vitesse bernasib sama, saat kehilangan Danilho Doekhi menit ke-80 karena kartu merah.

Bahkan, Vitesse tiga menit berselang mendapat kartu merah lagi setelah kiper Markus Schubert menghalangi bola dengan tangan di luar kotak penalti. 

Tottenham balik menyerang di sisa waktu, tapi skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan mereka.

Hasil yang tentu positif untuk laga debut Conte mengingat dia tidak punya banyak waktu mengenali timnya. Tapi di satu sisi, laga ini menguji mental serta emosi Conte karena harus melihat timnya dalam tekanan usai bermain 10 orang.

"Benar-benar gila laganya. Saya biasanya tidak suka laga seperti ini - apapun bisa terjadi di laga gila seperti ini. Tapi di saat bersamaan, saya rasa kami harus menang dan akhirnya terwujud," ujar Antonio Conte kepada Sky Sports.

"Kami unggul 3-0 dan harusnya tidak kebobolan dua gol. Kami dalam masalah setelah kartu merah. Bagus jika tim ini dan para pemain bisa menang dengan cara susah seperti ini," sambungnya.

"Mereka harus memperbaiki rasa percaya. Mereka harus bekerja keras. Masalahnya kami harus punya waktu untuk bekerja. Masih ada dua hari sebelum laga kontra Everton, lalu jeda internasional."

(fox)

Berita Terkait