Ansar Senang Rasio Desa Berlistrik di Kepulauan Riau Capai 98,5 Persen

Ansar Senang Rasio Desa Berlistrik di Kepulauan Riau Capai 98,5 Persen

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meresmikan Program Desa Berlistrik PLN di Karimun. (Foto: ist/batamnews)

Karimun, Batamnews - Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad meresmikan Program Desa Berlistrik PLN untuk 9 desa dan 2 dusun di seluruh Kepri, bertepatan dengan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-76, Rabu (27/10/2021).

Peresmian dihadiri kepala OPD dan managemen PLN Unit Induk Wilayah Riau Kepulauan Riau (UI WRKR) dan dipusatkan di Desa Semembang Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun.

Sembilan desa dan dua dusun yang teraliri listrik ini tersebar di sejumlah kabupaten, di Kepulauan Riau.

Untuk Karimun, adalah Desa Semembang, Desa Degong, Desa Selat Mie, Desa Sanglar, Desa Ngal. Sedangkan di Kabupaten Anambas ada Desa Sunggak, Desa Air Putih dan Desa Lingai.

Kemudian ada Desa Busun Panjang di Kabupaten Lingga dan  Dusun Binjai dan Dusun II Harapan Jaya  di Kabupaten Natuna.

Sebelum teraliri listrik PLN, masyarakat di 9 desa dan 2 Dusun tersebut masih menggunakan genset sebagai sumber listriknya dengan biaya operasional yang lebih tinggi.

"Kita ingin Kepri terang benderang, sehingga kecerdasan masyarakat dan kesejahteraan bisa merata," kataAnsar.

Gubernur juga menyampaikan hingga Oktober 2021, Rasio Desa Berlistrik di Kepulauan Riau telah mencapai 98,56 persen.

Sementara itu, Senior Manager Perencanaan PLN UIWRKR, Jaka Sumantri menjelaskan, bahwa pembangunan jaringan listrik meliputi jaringan tegangan menengah sepanjang 21,88 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang  39,64 kms, 11 unit gardu distribusi dengan total daya sebesar 975 kilo Volt Ampere (kVA) dan 9 unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dengan total kapasitas terpasang sebesar 935 kilo Watt (kW).

"Total biaya seluruh investasi pengerjaan di 9 desa dan 2 dusun ini mencapai Rp 29,3 miliarah dan akan melayani sebanyak 1.803 pelanggan," ujar Jaka.

Di samping itu, Jaka menambahkan bahwa PLN memberikan bantuan melalui program PLN Peduli bagi masyarakat kurang mampu berupa pembayaran biaya pasang baru listrik kepada 815 pelanggan yang berada di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.

“Selain pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, melalui program PLN Peduli kami memberikan bantuan Pasang Baru listrik bagi masyarakat yang kurang mampu dengan total nilai lebih dari 689 juta rupiah untuk 305 pelanggan di Riau dan 510 pelanggan di Kepulauan Riau” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Jaka juga mengajak seluruh pelanggan PLN pasca bayar agar selalu  disiplin dan taat dalam membayar tagihan rekening listrik sebelum batas akhir pembayaran, yakni pada tanggal 20 setiap bulannya.

"Hal ini agar terhindar dari pemutusan aliran listrik, apalagi pembayaran saat ini sangat mudah dilakukan bisa dimana saja melalui Aplikasi PLN Mobile, ATM, EComerce, Mobile Banking serta PPOB tersebar," ujarnya.

(aha)