Jefridin Dorong Pelayanan Publik di Batam Semakin Baik

Jefridin Dorong Pelayanan Publik di Batam Semakin Baik

Jefridin saat saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Puskesmas Tanjung Buntung di Hotel Golden View Bengkong, Jumat (15/10/2021) lalu.

Batam, Batamnews - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jefridin Hamid mendorong agar pelayanan publik di Kota Batam semakin baik.

Hal itu disampaikannya saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Puskesmas Tanjung Buntung di Hotel Golden View Bengkong, Jumat (15/10/2021) lalu.

Kata Jefridin, sesuai arahan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, masyarakat harus dengan cepat mendapatkan pelayanan sebaik mungkin.

"Yang ingin disampaikan pesan beliau (Wali Kota Batam Muhammad Rudi) pergantian pejabat adalah hal yang biasa. Dan, pembuktian bahwa kita selalu berusaha memberikan pelayanan yang baik dan cepat kepada masyarakat," ucapnya.

Ia menyampaikan terimakasih kepada Kepala UPT Puskesmas Tanjungbuntung yang lama, dr. Suryati dan mengucapkan selamat bertugas kepada Pra Reda Gusti, SKM. Dan meminta segera melaksanakan tugas sebaik mungkin.

Baca juga: Kasus Puskesmas Tanjungbuntung, Kadinkes Batam: Ini Kelalaian Keluarga Korban

"Terkait kekurangan selama ini mohon dengan segera diperbaiki," harapnya.

Ia mengatakan, dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) pada pasal 10 dan pasal 11, tugas ASN di antaranya melaksanakan kebijakan publik dan pelayanan masyarakat.

"Kita ASN ini ditinggikan seranting dan didahulukan selangkah untuk mengatur negara ini dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran negara tergantung kehadiran kita sesuai dengan tupoksi masing-masing," imbuhnya.

Bukan lagi rahasia umum, bahwa peran tenaga medis sangat penting terkait penanganan Covid-19. Untuk hal ini Jefridin menyampaikan terimakasih.

Sisi lain, Jefridin mengimbau agar kekurangan dalam pelaksanaan pelayanan masyarakat agar segera dievaluasi, diperbaiki dan dilaksanakan sesuai ketentuan, SOP dan SPM yang ada.

"Tidak ada manusia yang sempurna, maka setiap kekilapan dan kesalahan yang ada jadikan pelajaran dan harus dibenahi," pungkasnya.

(ruz)