Rejeki Nomplok! Nelayan Ini Temukan Muntahan Paus Seharga Rp 17 Miliar

Rejeki Nomplok! Nelayan Ini Temukan Muntahan Paus Seharga Rp 17 Miliar

Nelayan Ini Temukan Muntahan Paus Senilai Rp 17,7 M (Foto: world of buzz)

Bangkok, Batamnews - Seorang nelayan asal Thailand mendadak jadi milyuner setelah menemukan sebongkah muntahan paus sperma. Benda ini ditaksir seharga Rp 17,7 miliar.

Dilansir dari World of Buzz (7/10/2021) nelayan bernama Narong Phetcharaj yang sedang mencari ikan di pantai Niyom, Provinsi Surat Thani secara tidak sengaja menemukan sebongkah muntahan paus sperma yang mengambang terbawa ombak.

Muntahan paus sperma ini dikenal juga dengan istilah Ambergris dan diketahui memiliki nilai jual sangat mahal. Bongkahan muntah paus seberat 30 kilogram ini membuat Narong Phetcharaj mendadak jadi milyuner.

Pada 4 Oktober lalu, Narong tidak sengaja menemukan Ambergris, awalnya ia ragu karena tidak pernah melihat langsung muntahan paus ini. Ia hanya pernah melihatnya di televisi. Dari bentuk dan tampilannya ini Narong kemudian mengambilnya untuk dibawa pulang.

Baca juga: Thailand Ujicoba Perangkat Tes Covid-19 Lewat Keringat Ketiak, Klaim Akurasi 95 Persen

Dia kemudian membawanya ke seorang ahli di Universitas Prince of Songkla untuk diuji sebelum dinyatakan sebagai ambergris asli.

Sebelumnya, potongan ambergris dijual dengan harga antara $37.500 (Rp 533 juta) hingga $42.791 (Rp 608 juta) per kilogram. Dengan ambergris seberat 30 kilogram, Narong diprediksi akan mendapatkan uang hingga $1.25 juta atau setara Rp 17,7 miliar.

"Tidak ada penduduk desa yang pernah melihat atau menyentuh ambergris paus asli, itu sebabnya semua orang senang," kata Narong. "Saya sangat senang saya tidak tahu harus berbuat apa. Saya berencana untuk menjual ambergris karena saya telah menerima sertifikat untuk membuktikan bahwa itu asli."

Narong juga mengatakan jika Ambergris ini laku terjual, ia akan pensiun sebagai nelayan. Ia juga berencana akan menggelar pesta bersama teman-temannya untuk merayakan rejeki nomplok ini.

"Jika saya bisa mendapatkan harga yang bagus, saya akan pensiun dari pekerjaan sebagai nelayan dan mengadakan pesta untuk teman-teman saya."

Sebagaimana diketahui, Ambergris kerap digunakan sebagai bahan utama untuk membuat parfum. Karena sulit ditemukan dan keberadaannya langka, Ambergris dibanderol dengan harga super mahal.

(ruz)