Stir Error, Mobil Dikemudian Dosen UMRAH Terguling di Lintas Barat Bintan

Stir Error, Mobil Dikemudian Dosen UMRAH Terguling di Lintas Barat Bintan

Mobil yang dikendarai dosen UMRAH terguling (Foto:Ary/Batamnews)

Bintan, Batamnews - Mobil Nisan X Trail BP 1361 EJ yang dikemudikan Wahyudin (32) hilang kendali dan terguling di Kampung Pulau Ladi, Jalur Lintas Barat, Kecamatan Teluk Bintan, Bintan, Kepri, Senin (27/9/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.

Pengemudi mobil yang merupakan Dosen Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang tersebut membawa 4 penumpang. Salah satunya seorang wanita dan 3 lainnya adalah pria.

Kasatlantas Polres Bintan, AKP Kartijo mengatakan, mobil yang dikemudikan dosen tersebut datang dari arah Tanjungpinang menuju Tanjunguban melalui Jalur Lintas Barat. Kecepatan mobil 70-80 Km/Jam.

"Jadi di dalam mobil itu ada 5 orang. Wahyudin yang mengemudikan dengan membawa 4 penumpang," ujar Kartijo, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Truk Bermuatan Kerikil Kecelakaan di Jalur Lintas Barat Bintan

Sesampainya di Kampung Pulau Ladi atau lebih kurang 100 meter dari Jembatan Kangboi, mobil berwarna hitam tersebut hendak menyalip kendaraan yang berada di depan.

Tiba-tiba mobilnya mengalami eror stering (masalah pada stir) lalu hilang kendali. Kondisi jalanan juga saat itu licin karena habis diguyur hujan, akibatnya mobil keluar jalur dan terguling lalu masuk ke dalam bakau-bakau.

"Kondisi mobil ringsek namun pengemudi dan penumpangnya tidak luka parah. Mobilnya langsung dievakuasi dengan mobil derek ke Tanjungpinang. Total kerugian materil hampir Rp 60 juta," jelasnya.

Kartijo mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bintan khususnya pengguna jalan raya untuk selalu berhati-hati dalam berkendara. Apalagi saat ini curah hujan sangat tinggi yang mengakibatkan kondisi jalanan licin dan mengganggu jarak pandang.

Baca juga: Hati-hati, Jalan Rusak di Lampu Merah Pasar Tani Bintan Rawan Kecelakaan

"Kurangi kecepatan saat berkendara, apalagi situasi saat hujan. lebih baik lambat dari pada cepat ke rumah sakit," katanya.

Sementara penumpang mobil tersebut, Noni mengaku mobil yang ditumpanginya hendak mendahului mobil yang ada di depan. Tapi mobil tersebut tidak memberikan lalulan sehingga mobil yang ditumpanginya hilang kendali.

"Mobil kami langsung ke luar jalur ke arah kiri dan terguling ke bakau," sebutnya.

Di dalam mobil itu ada 5 orang termasuk dirinya. Mobil yang ditumpanginya itu mau ke Tanjunguban namun terlibat kecelakaan di Lintas Barat. Dirinya bersama 3 orang lainnya selamat namun 2 orang lagi mengalami luka-luka.

"2 penumpang pria sudah dibawa ke RSUP RAT Kepri dengan mobil patroli polisi," ucapnya.

(ary)