Oknum Pengawal Menhub Intimidasi Wartawan, Pemprov Kepri Minta Dimaafkan

Oknum Pengawal Menhub Intimidasi Wartawan, Pemprov Kepri Minta Dimaafkan

Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung Pemprov Kepri, Hasan. (Foto: Sutana/Batamnews)

Tanjungpinang, Batamnews - Pemerintah Provinsi Kepri meminta maaf atas insiden kekerasan terhadap wartawan yang terjadi saat kedatangan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di Batam, Provinsi Kepri. 

Kendati kejadian itu melibatkan ajudan pengaman menteri. Tindakan yang dilakukan itu dinilai terlalu berlebihan dan mendapat kecamanan dari banyak pihak. Salah satunya Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam. Apalagi Kepri selama ini dikenal dengan indeks kebebasan pers terbaik di Indonesia.

Baca juga: Coreng Peringkat Satu Kebebasan Pers Indonesia di Kepri, Kemenhub Minta Maaf

Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung Pemprov Kepri, Hasan menyesalkan hal itu bisa terjadi. 

"Kami sekali lagi atas nama pemerintah Provinsi Kepri meminta maaf atas insiden yang terjadi beberapa hari lalu saat kunjungan Menhub di Batam," kata Hasan saat menghadiri deklarasi dan konferwil AMSI Provinsi Kepri, Sabtu (18/9/2021). 

Hasan juga berharap insiden tersebut kedepan tidak akan terjadi lagi, sebab selama ini tidak ada permasalahan dan berjalan dengan baik hubungan antara pemerintahan dan wartawan setiap kegiatan. 

Ia juga menyebutkan, selain itu selama ini komunikasi antara pemerintah Kepri dan perusahaan media sudah berjalan sangat harmonis dan ini harus terus terjalin. 

"Saya harapkan, tidak menjadi penghalang ke depan dengan insiden tersebut dan tidak terjadi lagi kasus seperti ini," harapnya. 

Hasan juga menyebutkan, bahwa dengan insiden tersebut, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad telah bertemu dengan sejumlah organisasi pers untuk menyampaikan permohonan maaf. 

"Kita sudah bertemu dengan sejumlah organisasi pers terkait masalah tersebut dan intinya kami memohon maaf. Mudah-mudahan kedepan tidak terjadi lagi kasus ini," tegasnya.

Baca juga: AJI Batam Kecam Intimidasi Jurnalis saat Liput Kunker Menhub di Batam 

Ansar Ahmad, menyampaikan permohonan maaf kepada awak media yang sedang bertugas atas terjadinya kesalahpahaman dalam penanganan keamanan saat kunjungan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. 

"Kami memohon maaf kepada awak media  atas ketidaknyamanan akibat kejadian tersebut. Kami telah melakukan evaluasi internal dan Menteri Perhubungan telah memberikan teguran keras kepada tim pengamanan di lapangan," kata gubernur. 

Gubernur juga menambahkan bahwa pihaknya selama ini selalu berupaya  melakukan pengamanan dengan pendekatan yang humanis. Insiden ini akan menjadi masukan untuk terus melakukan perbaikan ke depan.

(sut)