Lumbung Pangan Senilai Rp 200 Juta Lebih Berdiri di Tebing Karimun

Lumbung Pangan Senilai Rp 200 Juta Lebih Berdiri di Tebing Karimun

Bupati Karimun melakukan peletakan batu pertama pembangunan lumbung pangan masyarakat (Foto:Edo/Batamnews)

Karimun, Batamnews - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), membangun Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) di RT 02/RW 03, Bangun Sari, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing.

Pembangunan lumbung pangan tersebut menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik Bidang Pertanian tahun 2021 dengan pagu anggaran sebesar Rp 287.383.000.

Pembangunan LPM oleh Dinas Pangan dan Pertanian itu, dikerjakan secara padat karya dengan melibatkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cahaya Sejahtera.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan bahwa dengan dibangunnya lumbung pangan, dapat membantu masyarakat yang bekerja sebagai petani dan menstabilkan pangan di Pulau Karimun besar.

Baca juga: Bupati Karimun Larang Pelajar Belum Vaksin Belajar Tatap Muka

"Dengan lumbung pangan ini, nantinya dapat menstabilkan ketahanan pangan di tengah masyarakat, menjaga kesenjangan ekonomi dalam segi harga," kata Rafiq usai peletakan batu pertama pembangunan lumbung pangan di Harjosari, Sabtu (11/9/2021).

Rafiq juga menginginkan kalau harga jual pada masyarakat di lumbung pangan nantinya berada di bawah harga jual pasar. Sehingga, juga memberikan keuntungan pada masyarakat yang dalam kesehariannya sebagai petani.

Nantinya, juga merupakan tempat cadangan pangan di suatu daerah yang berperan dalam mengatasi atau mencegah kerawanan pangan masyarakat.

"Tentunya, tujuan adanya Lumbung Pangan Masyarakat ini untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga pangan di Kabupaten Karimun," ucap Rafiq.

Baca juga: Bergaya Sok Akrab, Pria di Karimun Raup Jutaan Hasil Tipu-tipu

Kemudian, pada tahun 2022 nantinya akan dialokasikan dana senilai Rp 100 juta dari DAK sebagai modal untuk mengisi Lumbung Pangan tersebut.

Pembangunan Lumbung Pangan Masyarakat, diutamakan harus di kecamatan yang tergolong rentan ketahanan pangannya. Di Kabupaten Karimun sendiri terdapat tujuh kecamatan yang tergolong ketahanan pangannya rentan berdasarkan hasil survey.

Namun, dari tujuh kecamatan tersebut hanya Kecamatan Tebing yang terakomodir berdasarkan kemampuan kesediaan DAK dan waktu yang tersedia.

"Pastinya sangat bermanfaat sekali karena kegiatan pertanian oleh kelompok-kelompok tani di Kelurahan Harjosari memang sangat aktif, tidak hanya menjaga kestabilan pangan tetapi juga akan membantu pemasarannya,"  kata Lurah Harjosari, Ganar Septyadi.

(aha)