Bupati Rafiq Ungkap Ramai Warga Karimun Wajib Vaksin Berada di Luar Daerah

Bupati Rafiq Ungkap Ramai Warga Karimun Wajib Vaksin Berada di Luar Daerah

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengumpulkan Camat dan Lurah di Pulau Karimun Besar, Minggu (12/9/2021).

Karimun, Batamnews - Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengumpulkan Camat dan Lurah di Pulau Karimun Besar, Minggu (12/9/2021). Mereka dikumpul Bupati guna mempercepat program vaksinasi di tengah masyarakat agar mencapai target.

Selain itu, dalam rapat yang dilakukan tersebut sekaligus untuk mencocokan data vaksinasi yang sejauh ini telah berjalan. Baik itu mulai dari tingkat Lurah hingga Kecamatan.

"Kita rapat evaluasi dan koordinasi, mencocokkan data vaksinasi di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Karimun, Tebing, Meral dan Meral Barat," kata Bupati Rafiq, usai rapat.

Dari pencocokan data yang dilakukan dalam rapat. Ditemukan adanya tidak valid atau tidak cocok data-data yang telah diinput.

Baca juga: Kasus Melandai, Karimun Malah Masuk Zona Oranye Corona

Salah satu yang menjadi tidak singkronnya data, adalah warga yang wajib vaksinasi tidak ada di Karimun atau di luar daerah. Sehingga, mempengaruhi jumlah data penduduk yang telah didata secara ulang.

"Telah terjadi selisih data jumlah orangnya. Seperti di empat kecamatan, saat didata orangnya tidak ada di tempat. Sehingga kalau ditotal ada sekitar 10 persen penduduk Karimun yang wajib vaksin tidak berada di tempat atau di laur Karimun," ucap Rafiq.

Disampaikan Bupati, untuk wajib vaksin di Kabupaten Karimun jumlahnya kurang lebih sebanyak 171 ribu jiwa.

Dengan yang telah divaksin sebanyak kurang lebih 129 ribu jiwa dengan persentase untuk usia 18 tahun ke atas sebesar 75,86 persen dan usia 12 hingga 17 tahun sebanyak 80 persen.

"Kalau berdasarkan data yang disampaikan tadi dalam rapat, kita Karimun sudah mencapai 85 persen," ucap Rafiq.

Sehingga, minggu depan akan kembali dilakukan rapat evaluasi penanganan dan percepatan Covid-19 dan pencocokan data vaksinasi.

(aha)