Jaksa Periksa Anggota DPRD Tanjungpinang Terkait Dugaan SPJ Fiktif

Jaksa Periksa Anggota DPRD Tanjungpinang Terkait Dugaan SPJ Fiktif

Kantor Kejari Tanjungpinang.

Tanjungpinang, Batamnews - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), saat ini tengah menelusuri dugaan korupsi penggunaan anggaran di Sekretariat DPRD Kota Tanjungpinang, periode 2015-2019.

Informasi dan pantauan di lapangan, sejumlah saksi termasuk anggota DPRD Tanjungpinang yang terkait dugaan perkara tersebut telah diperiksa dan dimintai keterangan oleh tim penyidik bidang tindak pidana khusus (Pidsus) Kejari Tanjungpinang, sejak beberapa hari lalu hingga, Selasa (31/8/2021).

Kasi Pidsus Kejari Tanjungpinang, Dasril ketika dikonfirmasi menyampaikan, selama proses penyelidikan dugaan korupsi tersebut, pihaknya sudah meminta klarifikasi sebanyak 31 orang saksi.

"Para saksi itu, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemko Tanjungpinang, anggota DPRD yang aktif dan tidak aktif lagi maupun sejumlah pihak terkait lainnya. Intinya mereka memberikan keterangan yang sama, dimintai klarifikasi,” katanya.

Baca juga: Daftar Kepala Daerah di Kepri yang Dijerat KPK

Ia juga membenarkan pada pemeriksaan kali ini, pihaknya telah memanggil dan memeriksa terhadap dua mantan dan satu anggota DPRD Tanjungpinang yang masih aktif saat ini.

"Tidak menutup kemungkinan kedepannya bakal ada saksi lain yang masih kita mintai keterangan untuk klarifikasi,” sebutnya.

Dasril menambahkan, para saksi yang dipanggil semuanya kooperatif, sesuai jadwal waktu yang telah ditentukan.

“Proses penyelidikan ini kita lakukan atas laporan dari masyarakat. Nanti hasilnya seperti apa, setelah kita klarifikasi semua, baru tahu hasilnya dan akan kita sampaikan secara transparan,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, anggota DPRD Kota Tanjungpinang yang aktif maupun sudah tidak aktif, mengaku diminta keterangan oleh pihak jaksa terkait dugaan penggunaan dana reses dan dana perjalanan dinas, termasuk dana makan dan minum tahun 2017-2019.

(sut)