Malaysia Beri Isyarat Tak Perpanjang Darurat Nasional

Malaysia Beri Isyarat Tak Perpanjang Darurat Nasional

Ilustrasi bendera Malaysia. (Foto: AFP)

Kuala Lumpur, Batamnews - Pemerintah Malaysia tidak akan memperpanjang keadaan darurat nasional selama berbulan-bulan yang berakhir pada 1 Agustus 2021 mendatang.

Menteri Hukum Malaysia, Takiyuddin Hassan, mengatakan negaranya telah berada di bawah aturan darurat sejak Januari 2021, untuk menekan laju penularan Covid-19, menurut pendapat Perdana Menteri Muhyiddin Yassin. 

Tetapi para kritikus mengecam langkah itu dan menuduh perdana menteri berusaha mempertahankan kekuasaan.

Terlepas dari keadaan darurat dan penguncian yang ketat, pandemi Covid-19 di Malaysia semakin memburuk, memicu kemarahan publik.

Malaysia melaporkan rekor jumlah kasus pada hari Minggu, menjadikan jumlah total infeksi melewati 1 juta. Tingkat infeksi per kapitanya adalah yang tertinggi di kawasan ini.

Menteri Takiyuddin mengatakan pemerintah tidak akan meminta raja untuk memperpanjang keadaan darurat. Dia berbicara di parlemen, yang telah ditangguhkan karena keadaan darurat tetapi bersidang untuk sesi khusus pada hari Senin.

Malaysia adalah monarki konstitusional di mana raja memiliki peran seremonial, melaksanakan tugasnya dengan saran dari perdana menteri dan Kabinet. Tetapi raja juga memiliki kekuatan untuk memutuskan apakah keadaan darurat harus diumumkan.

Muhyiddin telah memerintah dengan mayoritas tipis dan memimpin koalisi penguasa yang tidak stabil sejak berkuasa pada Maret 2020.

Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), partai politik terbesar Malaysia dan sekutu kunci dalam koalisi, menarik dukungan untuk Muhyiddin awal bulan ini.

Meskipun demikian, Jaksa Agung Malaysia mengatakan penarikan itu tidak akan mempengaruhi posisi Muhyiddin atau kabinetnya karena masalah mayoritas rumahnya hanya dapat ditentukan oleh parlemen.

Sidang Istimewa DPR saat ini akan berlangsung selama lima hari. Sejauh ini, belum ada indikasi akan digelarnya mosi tidak percaya.
 


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews