Seorang Pedagang Pasar Induk Jodoh Mendadak Meninggal Saat Penggusuran

Seorang Pedagang Pasar Induk Jodoh Mendadak Meninggal Saat Penggusuran

Suasana pembongkaran Pasar Induk Jodoh (Foto: Edo/Batamnews)

Batam, Batamnews - Seorang warga yang berdagang di Pasar Induk Jodoh, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), meninggal dunia. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong.

Pedagang tersebut diduga drop dan mengalami sesak napas saat terjadi pembongkaran sisa bangunan pasar induk tersebut, Senin pagi.

Petugas hari ini merubuhkan bangunan bekas pasar induk tersebut. Rencananya bakar dibangun ulang.

Sejumlah warga yang berada di lokasi Pasar Induk Jodoh sempat bereaksi. Mereka menantang petugas dan merasa kecewa.

Pembongkaran pasar Induk Jodoh kemudian dihentikan. Amarah warga sempat memuncak dan memaki-maki petugas.

Kepala Disperindag Kota Batam Gustian Riau jadi sasaran warga.

"Mana Gustian Riau, tanggungjawab," ujarnya. Petugas kepolisian berusaha menenangkan warga.

Saat jenazah kembali di bawa ke bangunan pasar Induk Jodoh, tangis pilu terdengar lirih dari saudara dan kerabatnya.

Petugas Ditpam dan Satpol PP diminta untuk mundur dari lokasi. Sebab, kekesalan warga itu pada petugas berbaju biru tersebut.

Hingga saat ini, kondisi terlihat masih belum terkendali. Sejumlah warga masih berteriak-teriak minta pertanggungjawaban.