Angka Kematian Harian Akibat Covid-19 RI Tertinggi di Dunia

Angka Kematian Harian Akibat Covid-19 RI Tertinggi di Dunia

Ilustrasi (Foto: Batamnews)

Jakarta, Batamnews - Kasus harian kematian akibat Covid-19 di Indonesia, tercatat paling tinggi di dunia, per Sabtu (17/7/2021). Indonesia berada di atas Brazil bahkan India.

Berdasarkan data worldmeters, hingga Minggu (18/7/2021) kasus penularan virus Corona di dunia mencapai 190.834.135 kasus. Dari jumlah tersebut 4.100.090 orang meninggal dunia dan 173.878.956 orang telah dinyatakan sembuh.

Data terakhir hingga Sabtu (17/7/2021) Indonesia menempati posisi teratas yang menyumbangkan jumlah angka kasus penularan dan kematian harian.

Baca juga: Rudi: Batam Bertubi-tubi Diserang Covid, PPKM Tambah 11 Hari Sampai 2 Agustus

Berikut 5 negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di dunia:

1. Indonesia: total kasus 2.832.755, penambahan kasus baru 51.952, tambahan angka meninggal dunia harian sebanyak 1.092 jiwa. Sehingga total ada 72.489 yang meninggal dunia. Total kesembuhan mencapai 2.232.394.

2. Brazil: total kasus 19.342.448, penambahan kasus baru 34.339, tambahan angka meninggal dunia harian sebanyak 823 jiwa. Sehingga total ada 541.323 jiwa yang meninggal dunia. Total kesembuhan mencapai 17.983.275.

3. Russia: total kasus 5.933.115, penambahan kasus baru 25.116, tambahan angka meninggal dunia harian sebanyak 787 jiwa. Sehingga total ada 147.655 jiwa yang meninggal dunia. Total kesembuhan mencapai 5.322.345.

Baca juga: Vaksinasi Berbayar Dibatalkan, Ini Kata Pengusaha

4. India: total kasus 31.105.270, penambahan kasus baru 41.283, tambahan angka meninggal dunia harian sebanyak 517 jiwa. Sehingga total ada 413.640 jiwa yang meninggal dunia. Total kesembuhan mencapai 30.262.233.

5. Colombia: total kasus 4.621.260, penambahan kasus baru 19.925, tambahan angka meninggal dunia harian sebanyak 498 jiwa. Sehingga total ada 115.831 jiwa yang meninggal dunia. Total kesembuhan mencapai 4.372.434.

Kendati demikian, untuk data dari worldmeters hingga hari ini Minggu (18/7/2021), data penambahan kasus per tiap negara belum terlihat ada pembaharuan.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews