Batam Cetak Rekor Kematian Akibat Corona, 18 Orang Sehari

Batam Cetak Rekor Kematian Akibat Corona, 18 Orang Sehari

Ilustrasi.

Batam, Batamnews - Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Kepulauan Riau kembali memperbarui data perkembangan kasus Corona pada Selasa (13/7/2021).

Tepat pada hari kedua penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Batam mencatatkan rekor tertinggi kasus kematian akibat Corona selama masa pandemi berlangsung.

Tercatat ada 18 orang dilaporkan meninggal dunia dalam sehari. Sebelumnya, angka kematian tertinggi secara harian di Batam adalah 13 orang dalam sehari pada Sabtu (10/7/2021) dan Minggu (11/7/2021).

Akumulasi kematian pasien Corona melonjak menjadi 394 kasus atau tingkat kematian sebesar 2,26 persen.

Baca: Wali Kota Batam Rudi Cemas PPKM Darurat Jadi 6 Pekan

Sementara, kasus baru harian dilaporkan juga tinggi. Sebanyak 322 kasus baru dilaporkan pada hari ini.

Rinciannya, ada 239 kasus bergejala, 60 kasus tanpa gejala, 1 kasus konfirmasi perjalanan, 16 kasus konfirmasi kontak dan 1 kasus tanpa konfirmasi perjalanan maupun kontak erat.

Kasus aktif kini mendekati 3 ribu yakni sebanyak 2.928 kasus atau 16,82 persen.

Baca: Cerita Anggota DPRD Batam Lik Khai Hampir Tewas Terpapar Covid

Untuk pasien sembuh dilaporkan bertambah 167 orang. Tingkat kesembuhan menurun menjadi 80,91 persen atau sebanyak 14.076 orang.

Lonjakan Pasien Isoman

 

Tingginya tambahan kasus baru harian membuat angka pasien isolasi mandiri (isoman) di Batam melonjak tajam.

Terkini ada 2.387 orang dari 2.928 kasus aktif yang menjalani isoman. Sebanyak 2.068 orang isoman di rumah, 316 orang di Asrama Haji Batam dan 3 orang Gedung Bapelkes.

Sedangkan pasien non-isolasi mandiri masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit rujukan, di Batam.

Baca: Pasien Isoman di Batam Tak Dapat Bantuan Sembako, Amsakar: Isoman Keinginan Sendiri

Seperti di RS Bunda Halimah merawat 7 pasien, RS Awal Bros merawat 66 pasien, RS Mutiara Aini 1 orang dan RS Budi Kemuliaan 27 orang. 

Kemudian, RS Soedarsono Kabil 7 orang, RS Harapan Bunda 26 orang, RS Camatha Sahidya 14 orang. RS Charis Medika 1 orang.

RSUD Embung Fatimah 93 pasien, RS Elisabeth Batam Kota 46 pasien, RS Elisabeth Sei Lekop 24 pasien, RS Elisabeth Lubuk Baja 23 pasien, RSBP Batam 70 pasien dan RSKI Galang kini merawat 120 pasien.

(ret)