Kasus Baru Corona di Batam Tinggi saat Hari Pertama PPKM Darurat

Kasus Baru Corona di Batam Tinggi saat Hari Pertama PPKM Darurat

Ilustrasi.

Batam, Batamnews - Angka pertumbuhan kasus baru positif Corona di Kota Batam, Kepulauan Riau masih tergolong tinggi pada hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hari pertama.

Pada Senin (12/7/2021), Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam melansir 374 kasus baru yang terdiri 256 kasus bergejala, 93 kasus tanpa gejala dan 23 kasus konfirmasi kontak.

Baca: Begini Cara untuk Bedakan Flu dengan Covid-19

Total positif Corona kini menyentuh 17.074, dengan kasus aktif sebanyak 2.789 atau 16,33 persen.

Adapun pasien sembuh bertambah 171 orang. Tingkat kesembuhan mencapai 81,46 persen atau 13.909 orang.

Sedangkan pasien meninggal dunia sebanyak 4 orang, menurun drastis dibandingkan sehari sebelumnya.

Baca: Stok Menipis, Vaksin di Batam Hanya Cukup untuk Suntikan Dosis Kedua

Akumulasi pasien meninggal dunia sebanyak 376 orang atau tingkat kematian sebesar 2,20 persen.

Sebaran Pasien

 

Meningkatnya kasus aktif Corona pada hari pertama PPKM di Batam juga dibarengi dengan bertambahnya jumlah pasien isolasi mandiri.

Tercatat ada 2.286 orang yang menjalani isolasi mandiri, sebagian besar di rumah masing-masing. Sedangkan yang diisolasi di Asrama Haji Batam masih tetap 306 dan 3 orang di Gedung Bapelkes.

Baca: Terungkap! Skenario PPKM Darurat Disiapkan Sampai 6 Minggu

Adapun pasien non-isolasi mandiri yang menjalani perawatan di berbagai rumah sakit rujukan, di Batam jumlahnya fluktuatif.

Seperti di RS Bunda Halimah merawat 10 pasien, RS Awal Bros merawat 62 pasien, RS Mutiara Aini 1 orang dan RS Budi Kemuliaan 27 orang. 

Kemudian, RS Soedarsono Kabil 7 orang, RS Harapan Bunda 23 orang, RS Camatha Sahidya 13 orang.

Baca: Dua Mal di Batam Tak Beroperasi Penuh, Supermarket dan Toko Obat Tetap Buka

RSUD Embung Fatimah 79 pasien, RS Elisabeth Batam Kota 46 pasien, RS Elisabeth Sei Lekop 22 pasien, RS Elisabeth Lubuk Baja 22 pasien, RSBP Batam 69 pasien dan RSKI Galang kini merawat 113 pasien.

(ret)