Arus Penumpang Pelabuhan Domestik Karimun Merosot Tajam sejak 12 Juli

Arus Penumpang Pelabuhan Domestik Karimun Merosot Tajam sejak 12 Juli

Pelabuhan Domestik Karimun.

Karimun, Batamnews - Jumlah penumpang melalui Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau turun drastis dalam beberapa hari terakhir.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, menyatakan kuantitas penumpang yang datang dan berangkat berkisar ratusan orang per hari sejak 12 Juli 2021 lalu.

"Secara persentase, kita mencatat penurunan jumlah penumpang per tanggal 12 sampai 14 Juli sebesar 30 persen dari hari biasanya," ujar Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut KSOP Karimun, Anthonie, Kamis (15/7/2021).

Faktor yang menjadi penyebab penurunan jumlah penumpang adalah penerapan  PPKM darurat di Kota Batam dan Tanjungpinang sejak 12 Juli 2021.

Baca: Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang Sepi Terimbas PPKM di Kepri

Hal lain yang menjadi penyebab adalah semakin ketatnya syarat perjalanan seperti kewajiban penumpang menunjukkan sertifikat atau kartu vaksin sebelum berangkat, serta hasil swab antigen negatif.

"Rute pelayaran Karimun-Batam dan sebaliknya adalah yang terbanyak dalam satu hari melalui pelabuhan ini, sehingga penerapan PPKM darurat di Kota Batam, juga berimbas terhadap jumlah penumpang," ucap Anthonie.

Diketahui, biasanya jumlah penumpang baik keberangkatan maupun kedatangan bisa mencapai ribuan orang.

Pada Senin (12/7/2021), tercatat hanya ada sebanyak 540 orang yang datang dan penumpang yang berangkat sebanyak 378 orang 

Sehari kemudian, Selasa (13/7/2021), jumlah penumpang yang tiba sebanyak 358 orang dan penumpang yang berangkat sebanyak 291 orang.

Lalu pada Rabu (14/7/2021), jumlah penumpang yang tiba sebanyak 236 orang dan penumpang yang berangkat sebanyak 256 orang.

"Jumlah tersebut diketahui sangat menurun drastis dari hari biasanya yang bisa mencatat jumlah penumpang kurang lebih sebanyak 1.000 orang per harinya," ucapnya.

(aha)