Syamsul 4 Bulan Pantau Rumah Bosnya Sebelum Habisi Kui Hiong

Syamsul, tersangka pembunuhan di Batam terduduk di lantai dengan luka tembak di kaki.

Batam, Batamnews - Upaya menghilangkan jejak Syamsul Arifin alias Asik usai menghabisi wanita paruh baya di Perumahan Mitra Raya Cluster Everfresh, Kota Batam, Kepulauan Riau, berakhir setelah diringkus polisi pada Rabu (9/6/2021).

Ia ditangkap di kosnya, kawasan Nongsa. Polisi pun menghadiahi timah panas di kedua kakinya lantaran melawan dan mencoba kabur.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur mengatakan, Syamsul tega membunuh Kui Hiong (68) dengan latar belakang dendam, setelah dipecat oleh anak perempuan paruh baya itu pada Februari lalu.

"Pelaku melampiaskan amarahnya dengan berencana membunuh korban," ujar Yos Guntur.

Sementara, informasi yang diperoleh Batamnews menyebutkan, Syamsul sudah merencanakan pembunuhan itu sejak 4 bulan, atau setelah dipecat oleh anak Kui Hiong.

Dalam kurun waktu itu, ia memantau rumah korban di kawasan Batam Centre tersebut sehingga bisa mengetahui waktu-waktu korban dalam keadaan sendiri.

Pembunuhan ini terkuak setelah anak Kui Hiong pulang ke rumah pada Selasa (8/6/2021) kemarin. Saat dipanggil dari luar rumah, tak ada respons dari perempuan itu.

Saat masuk ke rumah, sang anak mendapati Kui Hiong tergeletak di kasur dalam keadaan ditutupi selimut. Ia kemudian memanggil sejumlah kerabat, sebelum membawa jasad sang ibu ke RS Bunda Halimah, Batam.

Mereka kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi dan ditindaklanjuti dengan penangkapan Syamsul.

(rez)