Dangkong Festival Dance Diikuti Malaysia dan Singapura

Tari dangkong

BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - Pemerintah Kabupaten Karimun akan menggelar Dangkong Festival Dance ke XI di Karimun. Acara akan diikuti sejumlah negara jiran seperti Malaysia dan Singapura.

Bupati Karimun Aunur Rafiq menilai tradisi tarian dangkong ini setidaknya bisa menangkap masuknya budaya asing ke Karimun. Selain itu juga bisa menjaga budaya melayu.

“Ini sebagai saringan masuknya budaya asing, ' ujar Aunur Rafiq baru-baru ini.

Menurut Rafiq lagi, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial, norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius dan lain-lain, dalam kontek pengertian intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.

' Jadi generasi muda bisa berkreasi, bagaimana tarian dangkong ini bisa dinikmati oleh masyarakat. Dan ini sudah terbukti, salah satu sangar tari Karimun sudah bisa mengharumkan nama Indonesia dalam kancah festival dunia beberapa waktu lalu,' jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Karimun, H Syuryaminsyah mengatakan, Dangkong Festival Dance ke XI ini disejalankan dengan memperingati hari jadi kabupaten Karimun yang ke-16 tahun.

Pagelar tersebut digelar selama dua malam, (Sabtu dan Minggu-red) di panggung Putri Kemuning Coastal Area yang diikuti 15 sangar tari termasuk Singapura, Malaysia dan Provinsi Riau.

Dari negara Singapura mengirimkan 3 sanggar tari, Sedangkan Malaysia mengirimkan 4 sanggar tarinya, kemudian perwakilan provinsi Riau hanya 3 sanggar dan tuan rumah sendiri ada 5 sangar tari
dan pusat latihan senin (PLS).

 

[yon]

SHARE US :