Antisipasi Banjir Rob, Ini yang Dilakukan Pemuda Kampung Sei Kawal

Seorang pemotor melintas di genangan air akibat banjir rob yang melanda Tanjunguban. (ilustrasi/Dok. Batamnews)

Bintan - Pemuda Kampung Sei Kawal akan melaksanakan gotong royong di sungai belakang Rabu (13/1/2021) sore. Aksi itu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi banjir rob. Sebab sejak dua hari terakhir, terjadi air laut pasang dalam.

Lurah Kawal, Wirayawan mengatakan, pihaknya telah mengajak Bhabinkamtibmas Kawal berkoordinasi dengan para pemuda Kampung Sei Kawal. Koordinasi ini dilakukan sebagai langkah yang akan dilakukan guna mengantisipasi dampak dari naiknya permukaan air laut.

"Air laut pasang tinggi dalam dua hari ini. Jadi sebelum hal-hal yang tak diinginkan terjadi seperti banjir rob  dan lainnya maka kita koordinasi sama pemuda untuk melakukan aksi cepat dalam mengantisipasinya," ujar Wira.

Disepakati bersama akan dilaksanakan gotongroyong pada sore ini. Dia mempercayai langkah yang akan dilakukan oleh para pemuda setempat sebab mereka yang lebih memahami seluk beluk wilayah tersebut.

"Sebenarnya ini sudah cukup urgen. Jadi lebih baik gerak cepat melakukan gotong royongnya sebelum bencana melanda," katanya.

Sementara itu,  selaku pemuda setempat, Atan mengatakan bahwa musim pasang tinggi ini memang rutin setiap tahun. Hanya saja tahun ini lebih ekstrem karena disertai hujan deras  dan angin kencang, sehingga menyebabkan banjir dan lainnya.

"Memang banyak hal yang perlu dipersiapkan," sebutnya.

Setahun terakhir ini area sekitaran sungai telah dilakukan penimbunan di beberapa titik. Ketika air laut pasang dalam bahkan disertai hujan maka air laut meluap ke darat dan merendam berbagai tempat.

Maka pihaknya akan melakukan langkah cepat untuk mengantisipasinya yaitu dengan membersihkan area sekitaran sungai. Sehingga air laut tak meluap ke daratan.

"Kami bersama warga gotong royong di sungai belakang, minimal bisa menekan pasang tinggi tidak naik ke daratan," ucapnya.

(ary)