KTR Deklarasikan Gerakan Kepri Tanpa Radikalisme
KTR deklarasikan Gerakan Kepri Tanpa Radikalisme (Foto:Istimewa)
Batam - Gerakan Kepulauan Riau (Kepri) Tanpa Radikalisme (KTR) menggelar Forum Grup Diskusi (FGD) dengan tema `Menikmati Indahnya Toleransi`, di Hotel Travelodge, Batam, Sabtu (9/1/2021), dari pukul 12.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Diskusi tersebut menghadirkan para narasumber yang pada bidangnya masing-masing fokus pada isu toleransi dan radikalisme. Diantaranya yakni Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), Dr. Muhammad Zainuddin.
Kemudian ada Dr. Drs. I Wayan Catra Yasa dari Forum Kerukunan umat beragama (FKUB), serta ada Rahmat Budi Harto yang merupakan Ketua Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kepri.
Selain mengadakan diskusi, Gerakan Kepri Tanpa Radikalisme (KTR) yang merupakan pelaksana kegiatan juga melakukan deklarasi `Gerakan Kepri Tanpa Radikalisme`.
Narasumber tengah memberikan materi pada FGD Kepri Tanpa Radikalisme (Foto:istimewa)
"Gerakan ini merupakan upaya imunitas kepada bangsa kita terhadap penyakit radikalisme dan intoleransi yang terlalu banyak membuang waktu dan tenaga kita. Padahal waktu dan tenaga kita dapat kita gunakan untuk hal-hal yang jauh lebih membangun," ucap Ketua Panitia FGD, Saiful dalam sambutannya.
Gerakan Kepri Tanpa Radikalisme digagas oleh kelompok anak muda yang mayoritas pelajar dan mahasiswa atas keprihatinan terhadap radikalisme dan intoleransi yang semakin memburuk.
Gerakan ini menjadi solusi baru yang lebih mengutamakan meluruskan kesalahpahaman publik terhadap radikalisme dan toleransi.
"Masalah terbesar saat ini adalah salah pehamanan kita semua akan makna radikalisme, juga toleransi kita yang tidak berdasarkan panduan keyakinan kita masing-masing," ucap Abdullah Affandy, salah satu penggagas KTR.
"KTR berusaha meluruskan salah paham ini dan merangkul sebanyak-banyaknya pihak untuk bersinergi melawan radikalisme dan intoleransi," pungkas Abdullah mengakhiri.

Komentar Via Facebook :