Munas IMI di Makassar Usai, IMI Kepri Segera Gelar Musprov

Munas IMI di Makassar Usai, IMI Kepri Segera Gelar Musprov

Ketua Umum IMI terpilih Bamsoet bersama Ketua IMI Kepri, Usep RS usai Munas IMI di Makassar, 20 Desember 2020. (Foto: ist/Batamnews)

Batam - Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri segera akan melakukan Musyawarah Tingkat Provinsi (Musprov) untuk menentukan ketua baru dalam waktu dekat.

Ketua IMI kepri, Usep RS mengatakan, IMI Kepri segera mengajukan penyelengaraan Musprov ke-V. Hal ini setelah kepengurusan IMI pusat terbentuk saat ini.

"Diharapkan kepada klub-klub yang terdafatar di IMI kepri segera berkordinasi dengan sekretariat IMI Kepri di Graha Pena Batam," ucap Usep, kepada Batamnews, Selasa (22/12/2020).

Usep sendiri tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai Ketua IMI Kepri 2021-2024. Hal ini karena yang bersangkutan menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kepri.

"Saya berharap nanti calon Ketua IMI Kepri yang akan datang tetap menjalin komunikasi dengan instansi terkait dan merangkul semua komunitas otomotif di Kepri. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga kegiatan otomotif 2021 bisa diselenggarakan lagi dengan normal," ucapnya.

Selama 2020 tak ada kejuaraan sama sekali terimbas pandemi. IMI Kepri padahal disebutkan Usep dipercaya oleh IMI pusat untuk menyelenggarakan 4 Kejurnas dan satu Sumatra Motor Prix. Begitu pun Kejurda dan kejuaraan klub, baik itu drag bike, drag race, motocross, road race dan time rally.

"Tahun ini 2020 tak ada satu pun diselenggarakan. Saya berharap insan otomotif di Kepri sabar dan selalu mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Kita akan gass poll di 2021," ujarnya.


Bamsoet terpilih sebagai Ketua IMI Pusat

Munas IMI di Makassar, 20 Desember 2020.

Sementara itu, dari Munas IMI, 20 Desember 2020, Bambang Soesatyo (Bamsoet), terpilih sebagai ketua menggantikan Sadikin Aksa yang memimpin IMI di periode sebelumnya.

Bamsoet yang juga Ketua MPR ini dilantik sebagai ketua yang baru IMI di Hotel Novotel, Makassar, Minggu (20/12/2020) siang.

Pelantikan ditandai dengan penyerahan pataka dari pimpinan sidang, James Sumendap yang merupakan Ketua IMI Sulawesi Utara.

Bamsoet lantas menyatakan tekad bulatnya menjadikan IMI lebih solid, mandiri, berdaya guna, dan berkelanjutan.

"Kira-kira ada sekitar 7.398 klub otomotif yang merepresentasikan kurang lebih 110.000 road users di 34 provinsi, tergabung dalam keluarga besar IMI. Dalam tataran organisasi, IMI memiliki 5.210 sport klub, 838 mobility klub, dan 1.350 sport and mobility klub. Karenanya IMI harus menyongsong era digitalisasi, baik dalam pengembangan klub maupun keanggotaan," kata Bamsoet.

 

Acara Munas IMI sendiri digelar secara faktual dan virtual. Hanya Ketum IMI masing-masing provinsi yang hadir di Makassar, dengan penataan kursi sesuai protokol kesehatan yakni social distancing dan menggunakan masker.

Hadir secara virtual antara lain Ketua Umum KONI Pusat Letjen (purn) Marciano Norman, dan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Dewa Broto.

Hadir pula Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, Anggota Komisi X DPR RI Robert Kardinal, dan Ketua Umum IMI 2011-2015 yang kini menjadi Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia, Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna.

Setiap tahun, setidaknya IMI harus mampu menggelar 680 kegiatan klub events, 510 kegiatan IMI Provinsi events, 189 kegiatan national championship, dan 32 kegiatan national series.

"Mengingat di skala internasional IMI berafiliasi kepada Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), karenanya setiap tahun IMI harus mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan motorsport berskala dunia. Minimal 4 kegiatan international series dan 4 kegiatan international championship. Salah satu peluang yang bisa diambil yakni FIA Electric and New Energy Championship," tutur Bamsoet.

Bamsoet yang juga Ketua Dewan Pembina Motor Besar Indonesia (MBI) ini menegaskan, IMI juga harus mendukung pemerintah dalam mengedukasi keselamatan berlalu lintas di jalan raya.

IMI ditegaskannya akan menggencarkan standarisasi tata cara berkendara berkelompok sebagai panduan komunitas otomotif dalam melakukan berbagai aktivitasnya.

"IMI berkomitmen menjadikan kegiatan touring klub otomotif tak hanya sekadar sarana melepas lelah dan penat. Tapi juga harus memberikan nilai tambah ekonomi. Antara lain dengan mempromosikan destinasi wisata yang dilalui selama touring, menjaga kelestarian lingkungan, dan memberikan bantuan sosial ke berbagai lapisan masyarakat," tegas Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia itu.

Ia juga mendorong IMI bisa mewujudkan legalitas olahraga dan industri modifikasi otomotif, yang saat ini sedang berkembang di berbagai penjuru daerah.

"Indonesia juga memiliki peluang besar dalam digital motorsport. IMI bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga telah bekerja sama mengembangkan Akademi Digital Motorsport Indonesia (ADMI). Trend perkembangan digital motorsport di dunia terus melesat. Bahkan telah masuk dalam salah satu cabang FIA, dan telah disertifikasi oleh FIA pada 2018. Karenanya, Indonesia tak boleh tertinggal," tutur Bamsoet.

Ia mengapresiasi berbagai capaian IMI dibawah kepemimpinan Sadikin Aksa selama periode 2016-2020. Selain telah memajukan industri dan olahraga otomotif, IMI juga menjadi organisasi pertama yang memasukan paham kebangsaan Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

 

Setelah terpilih Bamsoet dan formatur akan segera menentukan pengurus lengkap untuk bisa membantunya dalam menjalankan roda organisasi IMI ke depan.

Usep RS, Ketua IMI Kepri yang menjadi salah satu formatur mengatakan, kepengurusan IMI yang akan datang akan dinamis dan akan mengakomodir anggota.

"Tentunya berbasiskan kenerja dan prestasi, dan dimungkinkan sebagain masih mengakomodir kepengurusan di masa Sadikin Aksa, mungkin kalau Sekjen dan Bendahara itu kewenangan Ketua Umum terpilih, tetapi untuk Roda Dua, Roda Empat, Mobility  dipilih harus yang tepat di posisinya untuk menyemarakan olah raga tersebut di daerah, nasional dan international. Terutama untuk roda dua yg paling banyak peminatnya di setiap Pengprov yang di masa Sadikin Aksa cukup bagus dan berprestasi," kata Usep

(fox)