Pleno Penghitungaan Suara oleh KPU Kepri Diskors, Ada Apa?

Pleno Penghitungaan Suara oleh KPU Kepri Diskors, Ada Apa?

Komisioner KPU Provinsi Kepri, Arison memberikan keterangan kepada awak media (Foto: Sutana/Batamnews)

Tanjungpinang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri menskors rapat pleno hasil perhitungan suara tingkat provinsi untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, hingga Sabtu (19/12/2020) besok.

Komisioner KPU Provinsi Kepri, Arison menyampaikan, masih ada hasil perhitungan suara di sejumlah kecamatan di Kota Batam yang belum sepenuhnya terinput.

Hal ini mengakibatkan pihaknya tidak bisa mencetak hasil untuk kemudian dijadikan sebagai berita acara penetapan pleno tersebut.

"Itu persoalannya. Namun kita bersama saksi telah menyepakati bahwa hasil pleno dari Kabupaten/Kota tidak berubah. Ini hanya persoalan administratif dari sistem," kata Arison di Hotel CK Tanjungpinang, Jumat (18/12/2020).

Pihaknya belum dapat mengumumkan hasil akhir pleno atas perolehan suara dari masing-masing pasangan calon ini.  "Hari ini kita belum bisa menetapkan pemenangnya. Kita tunda pengumumanya besok," ucapnya.

Ketua KPU Provinsi Kepri, Sriwati menyebutkan pleno penghitungan suara tingkat provinsi saat ini belum bisa diumumkan hasilnya.

"Diskors saat ini, besok tinggal dibacakan dan ditandatangani berita acaranya. Untuk perolehan suara tidak ada perubahan seperti hasil pleno kabupaten dan kota," katanya singkat.

Sementara itu, berdasarkan hasil pleno itu, Paslon 03, Ansar Ahmad-Marlin Agustina meraih suara terbanyak dengan total perolehan suara sebanyak 308.553 suara.

Sedangkan, Paslon 02 Isdianto-Suryani mendapat 280.160 suara, dan Paslon 01 Soerya Respationo-Iman Sutiawan mendapat 183.317 suara.

Ansar Ahmad-Marlin Agustina unggul 28.393 suara dari pasangan Isdianto-Suryani, dan 125.236 suara dari pasangan Soerya Respationo-Iman Sutiawan.

Dalam pleno itu, pasangan Ansar Ahmad-Marlin Agustina memenangkan suara di 5 kabupaten/kota di Provinsi Kepri, yakni di Kabupaten Bintan, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kota Tanjungpinang.

Sedangkan pasangan Isdianto-Suryani unggul di dua kabupaten/kota, yakni di Kabupaten Karimun dan Kota Batam.

Sebelumnya anggota Bawaslu Provinsi Kepri Indrawan Susilo Prabowoadi yang juga mengikuti pleno ini menyebutkan, hinga saat ini secara keseluruhan proses pleno tidak ada permasalahan dan berjalan baik.

"Sejauh ini permasalahan hanya bersifat administratif, karena sifatnya administratif maka dipulihkannya secara administratif juga, secara teori kan seperti itu," kata Indrawan.

"Yang saya amati di pleno ini, hanya kesalahan-kesalahan input, dan itu mampu dijelaskan dan dibuktikan oleh teman-teman di Kabupaten dan Kota. Tinggal dilakukan perbaikan di tingkat provinsi," ujarnya.

(sut)
Komentar Via Facebook :